KURIKULUM 2016-2020

Bobot Persentase

Struktur Kurikulum

Alur Mata Kuliah

No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 EE 111 Engineering Drawing 1 1
2 EP 101 Calculus 3  
3 EP 102 Basic Physics I 3 1
4 EP 103 Basic Chemistry 3  
5 IF 110 Introduction to Multimedia Technology 2 1
6 IF 100 Basics Programming 3  
7 UM 122 English I 2  
Total  20   18 2
No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 EP 201 Advanced Calculus 3  
2 EP 202 Basic Physics II 3 1
3 EP 203 Concept of Engineering & Design 2  
4 IF 210 Algorithms & Data Structures 3 1
5 IS 201 Corporate Business Processes 3  
6 UM 162 Pancasila 2  
7 UM 223 English II 2  
Total  20   18 2
No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 CE 232 Digital Systems 3  
2 CE 331 Probability & Statistics 2  
3 EE 401 Basic Electronics 2 1
4 EP 301 Engineering Mathematics I 3  
5 EP 302 Electromagnetics 3  
6 EP 303 Thermodynamics 3  
7 EP 310 Engineering Physics Laboratory I   1
8 UM 142 Bahasa Indonesia 2  
Total 20   18 2
No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 EP 401 Engineering Mathematics II 3  
2 EP 402 Wave Phenomena 3  
3 EP 403 Fluid Mechanics 3  
4 EP 404 Mechanics of Materials 3  
5 EP 405 Energy Conversion 3  
6 EP 410 Engineering Physics Laboratory II   1
7 UM 152 Religion 2  
8 UM 163 Civics 2  
Total  20   19 1

 

No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 CE 421 Signals & Linear Systems 3  
2 EP 501 Energy & Environment 2  
3 EP 502 Heat & Mass Transfer 3  
4 EP 503 Computational Fluid Dynamics 3  
5 EP 504 System Dynamics, Simulation & Control 3  
6 EP 505 Instrumentation & Measurement Systems 3  
7 EP 510 Engineering Physics Laboratory III   1
8 IK 402 Interpersonal Communication Skills 2  
Total  20   19 1
No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 CE 521 Digital Signal Processing 3  
2 EP 601 Energy Management 3  
3 EP 602 Building Physics 3  
4 EP 603 Thermal Environmental Engineering 3  
5 EP 610 Engineering Physics Laboratory IV   1
6 EP 6XX Elective I.1 3  
7 EP 6XY Elective I.2 3  
8 EM 604 Technopreneurship 2  
Total  21   20 1
No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 EP 701 Methods for Experimental & Design 2  
2 EP 702 Project Management 2  
3 EP 799 Industrial Job Training 4  
4 EP 7XX Elective II.1 3  
5 EP 7XX Elective II.2 3  
6 UM 321 English III 2  
Total  16   16 0

 

No Kode Mata Kuliah SKS Teori SKS Praktek
1 EP 801 Engineering & Ethics 2  
2 EP 899 Final Project 6  
Total  8   8 0

Mata Kuliah Elektif

Semester Kode Mata Kuliah SKS Semester Kode Mata Kuliah SKS
6 EP 611 Energy System 3 7 EP 711 Advanced Computational Fluid Dynamics 3
6 EP 612 Renewable Energy 3 7 EP 712 Energy Conservations 3
6 EP 613 Acoustics 3 7 EP 713 Building Automation 3
6 EP 614 Lighting Engineering 3 7 EP 714 Building Information Modelling (BIM) 3
6 EP 615 Indoor Air Quality Engineering 3 7 EP 715 Smart Grid Systems 3
6 EP 616 Industrial Instrumentation 3 7 EP 716 Battery Technology 3
6 EP 617 Sensor & Actuator 3 7 EP 717 New and Renewable Energy Thematic 3
6 EP 618 Big Data Science & Analytics 3 7 EP 718 Thermal System Design 3
6 EP 619 Cyber-Physical Systems 3 7 EP 720 GIS & Remote Sensing 3

Mata kuliah elektif dari luar prodi yang dapat diambil oleh Mahasiswa/i Prodi TF UMN sesuai dengan rencana topik tugas akhir

Semester Kode Mata Kuliah SKS Semester Kode Mata Kuliah SKS
6 CE 631 Embedded System Design 3 7 CE 722 Wireless Communication 3
6 EE 711 Mechatronics System Design 3 7 EE 533 Industrial Automation 3
6 EE 734 Robotics 3 7 IF 511 Image Processing 3
6 IF 633 Mobile Application Programming 3 7 IF 534 Artificial Intelligent 3
6 IF 654 Machine Learning 3 7 IF 754 Expert Systems 3
6 IF 430 Web Programming 3        

Distribusi CPL terhadap Mata Kuliah

Distribusi CPL terhadap Mata Kuliah Wajib

Distribusi CPL terhadap Mata Kuliah Pilihan

Silabus Singkat

Silabus Mata Kuliah Wajib

EE 111 Engineering Drawing

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan awal untuk membaca dan membuat gambar teknik, meliputi proyeksi 3D miring, isometri dan proyeksi orthogonal 2D sesuai ISO. Selain itu, mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang symbol dan diagram yang digunakan pada sistem kelistrikan industri dan bangunan.

Capaian Pembelajaran:

A, B, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami berbagai jenis gambar (isometri, oblique dan orthogonal) sertasimbol, dimensi, dan skala sesuai standar baku; Menyelesaikan tugas secara lengkap; mengenal simbol dan diagram kelistrikan bangunan sesuai standar baku.

Materi:

  1. Pengenalan gambar kerja
  2. Komunikasi bentuk geometri berdasarkan beberapa jenis proyeksi dengan simbol dan dimensi
  3. Komunikasi gambar kerja suatu benda dengan posisi bidang tertentu, gambar isometri dan oblique, dan simbol mesin
  4. Komunikasi gambar detail, gambar potongan, dantekstur
  5. Penggunaan CAD bantu gambar
  6. Simbol dan komponen kelistrikan
  7. Instalasi listrik rumah tangga
  8. Instalasi bangunan tingkat

Referensi:
Branoff, T. J. (2016). Intrepreting Engineering Drawings (8th ed.). Stamford: Cengage Learning.

EP 101 Calculus

Mata kuliah ini memberikan konsep-konsep dasar tentang limit fungsi dan kekontinuan; definisi, sifat-sifat dan rumus-rumus turunan beserta aplikasinya; definisi dan sifat-sifat fungsi transenden beserta aplikasinya; definisi, sifat-sifat, rumus-rumus integral tak tentu dan integral tentu beserta aplikasinya.

Capaian Pembelajaran:

A

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menerapkan perhitungan limit fungsi satu peubah; menerapkan perhitungan turunan fungsi satu peubah; menerapkan perhitungan integral fungsi satu peubah.

Materi:

  1. Matematika pra-kalkulus
  2. Fungsi dan pemodelan
  3. Limit dan turunan
  4. Aturan-aturan turunan
  5. Aplikasi turunan
  6. Integral
  7. Teknik pengintegralan
  8. Aplikasi integral

Referensi:
James Stewart (2015), Calculus: Early transcendental, 8th Ed. Brooks Cole.

EP 102 Basic Physics I

Mata kuliah ini memberikan konsep-konsep dasar tentang gerak dan energi yang menjadi landasan sains dan teknik. Penekanan pembelajaran akan dilakukan pada Kinematika Benda Titik, Gerak Relatif, Dinamika Benda Titik (hukum-hukum Newton dengan konsep gaya, usaha dan energi, impuls dan momentum, hukum-hukum kekekalan), Dinamika Sistem Benda Titik (pusat massa). Gerak Rotasi (momentum sudut, rotasi benda tegar dengan sumbu tetap), Elastisitas dan Osilasi, Gelombang Mekanik, Statika dan Dinamika fluida, Termofisika (teori kinetik gas, kalor dan usaha, hukum I termodinamika, efisiensi, siklus Carnot). Mata kuliah ini turut memberikan kesempatan untuk melakukan pengamatan secara eksperimen konsep-konsep dan hukum-hukum yang dipelajari pada mata kuliah Fisika Dasar I.

Capaian Pembelajaran:

A, B, D, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu untuk menganalisis permasalahan mekanika dasar dan memahami pengetahuan sains dan rekayasa pada konsep-konsep termofisika.

Materi:

  1. Pengukuran, dimensi, dan satuan
  2. Kinematika pada satu dimensi
  3. Vektor dan kinematika pada dua dimensi
  4. Dinamika: Hukum-hukum Newton
  5. Gerak melingkar
  6. Usaha dan energi
  7. Momentum linear
  8. Gerak rotasi
  9. Kesetimbangan statis
  10. Fluida
  11. Osilasi dan gelombang
  12. Temperatur dan teori kinetik
  13. Kalor
  14. Hukum-hukum termodinamika

Referensi:
David Halliday, Robert Resnick, Jearl Walker (2010), Fundamentals of Physics Extended, 9th Ed. Wiley

EP 103 Basic Chemistry

Mata kuliah ini memberikan penjelasan umum konsep-konsep kimia dasar yang meliputi struktur atomik zat, ikatan kimia, termokimia, dan kimia organik.

Capaian Pembelajaran:

A

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami prinsip-prinsip sistem kimia, teori tentang atom, jenis-jenis ikatan kimia, kimia organik dasar, serta teori kinetika gas; serta menerapkan semua persamaan yang ada dalam kimia fisis antara lain meliputi persamaan gas ideal dan riil, dasar termodinamika, keseimbangan fase, termokimia, dan kinetika reaksi kimia.

Materi:

Konsep Dasar Zat; Struktur Atom; Senyawa Kimia; Reaksi Kimia; Larutan Elektrolit – Non Elektrolit; Gas Ideal; Termokimia; Teori-teori Atom; Tabel Periodik Kimia; Ikatan-Ikatan Kimia; Kimia Organik; Kinetika Kimia; Prinsip Kesetimbangan Kimia; Proses spontanitas

Referensi:

  1. Ralph H. Petrucci, F. Geoffrey Herring, Jeffry D. Madura, Carey Bissonnette (2010), General Chemistry: Principles and Modern Applications, 10th Ed. Pearson Prentice Hall
  2. Raymond Chang, Kenneth A. Goldsby (2012), Chemistry, 11th Ed. McGraw-Hill Education
IF 110 Introduction To Multimedia Technology

Mata kuliah ini memberikan wawasan luas tentang teknologi informasi dan multimedia, teknologi perangkat keras, sistem operasi dan teknologi piranti lunak, bahasa pemrograman, teknologi basis data, teknologi jaringan komputer, teknologi mobile, pembangunan aplikasi teknologi informasi dan multimedia, sistem informasi manajemen, isu-isu teknologi informasi dan multimedia.

Capaian Pembelajaran:

F, J, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan konsep teknologi informasi dan multimedia; komponen komputer, yang terdiri dari perangkat input, output, dan media penyimpanan; mengolah dokumen untuk keperluan bisnis dengan menggunakan Ms. Office; mengolah grafis dan animasi dengan menggunakan Adobe Photoshop dan Flash; menjelaskan sistem operasi dan kegunaannya; merancang sebuah website atau blog dengan menggunakan Dreamweaver; menjelaskan konsep manajemen basis dan proses-proses yang terlibat dalam manajemen basis data; menjelaskan kategori bahasa pemrograman dan siklus pengembangan system; menerapkan keamanan dan etika dalam penggunaan komputer.

Materi:

Pengenalan Teknologi Informasi dan Multimedia; Koneksi dan Komunikasi Online; Komputer dan Mobile Komputer; Program dan Aplikasi Komputer;  Digital Security, Ethics, Privacy; Komponen Komputer;  Input dan Output; Komponen Penyimpanan Data;  Operating System dan Utility Softwares; Komunikasi Digital; IS Solution; Working In The Enterprise.

Referensi:

Misty E. Vermaat, Susan L. Sebok, Steven M. Freund, Jennifer T. Campbelll, Mark Frydenberg (2016), Discovering Computers 2016, 1st Ed.

IF 100 Basics Programming

Mata kuliah ini membahas bagaimana memecahkan persoalan sederhana dengan menggunakan algoritma yang disajikan dalam bentuk flowchart, pseudocode, dan bahasa pemrograman C. Secara umum, akan dibahas logika berpikir secara terstruktur yang meliputi struktur pemilihan, pengulangan, dan modularisasi.

Capaian Pembelajaran:

B, C, K

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu menyelesaikan persoalan dengan menggunakan flowchart; menyelesaikan persoalan dengan menggunakan pseudocode; menuliskan program dalam bahasa C; menyelesaikan suatu persoalan sederhana bersama tim dengan menggunakan flowchart, pseudocode, dan bahasa pemrograman C; bekerja sama dalam tim, membuat laporan, dan teknik presentasi yang dilakukan dengan tugas kelompok.

Materi:

Algoritma, Flowchart dengan struktur kendali pemilihan; Pseudocode dengan struktur kendali pemilihan; Flowchart dengan struktur kendali pengulangan; Pseudocode dengan struktur kendali pengulangan; Flowchart dengan modularisasi; Pseudocode dengan modularisasi; Pengenalan konsep pemrograman, operasi, dan operator dalam bahasa pemrograman C; Input dan Output dalam bahasa pemrograman C; Struktur control pemilihan dalam bahasa pemrograman C; Struktur kontrol perulangan dalam Bahasa pemrograman C; Modular Programming.

Referensi:
Paul Deitel, Harvey Deitel, C How to Program, 6th ed., Pearson Education, 2010.

 

UM 122 English I

Mata Kuliah ini membahas ketrampilan membaca teks berbahasa Inggris pada level intermediate dengan pendekatan yang mengembangkan pendekatan strategis terhadap proses membaca dan menekankan ketrampilan membaca teks berbahasa Inggris sebagai proses pemecahan masalah dan dengan demikian menumbuhkan kebiasaan membaca yang baik dan membangun rasa percaya diri. Mata kuliah ini mencakup penguasaan teknik-teknik dasar membaca seperti: 1) scanning: 2) skimming; 3) membuat kesimpulan; dan 4) memahami acuan teks. Sebagai unsur penunjang, pengembangan perbendaharaan kata dalam penggunaan lisan maupun tulisan juga termasuk dalam pokok bahasan melalui vocabulary skill building and vocabulary learning strategy yang berkaitan dengan konstruksi kalimat, paragraph, dan teks yang difokuskan pada peningkatan ketrampilan membaca.

Capaian Pembelajaran:

G

Setelah mengikuti perkuliahan Reading Skills, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan teknik-teknik dasar membaca cepat, menjelaskan dan menguraikan hubungan unsur-unsur dalam teks bacaan serta mengingat, mengartikan dan menerapkan strategi perbendaharaan kata dalam teks berbahasa Inggris.

Materi:

Extensive Reading; Vocabulary Building; Comprehension Skills; Reading Fluency

Referensi:
Jeffries, Linda., Beatrice S. Mikulecky. 2012. More Reading Power 3. New York: Pearson Education. Inc.

EP 201 Advanced Calculus

Mata kuliah ini membahas tentang konsep-konsep dalam kalkulus fungsi dengan banyak peubah dan deret. Penekanan pembelajaran akan dilakukan pada deret tak hingga, deret taylor, vektor, fungsi dengan banyak peubah, turunan parsial, maksimum dan minimum, integral lipat.

Capaian Pembelajaran:

A

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami topik-topik kalkulus banyak peubah sebagai dasar pengetahuan matematika, sains fisika dan kerekayasaan pada tahap lebih lanjut; mengkalkulasi permasalahan konvergensi deret dan mengaproksimasi fungsi dengan deret; mengkalkulasi permasalahan koordinat ruang dan vektor serta operasinya; mengkalkulasi permasalahan limit fungsi dengan beberapa peubah; mengkalkulasi permasalahan turunan fungsi dengan beberapa peubah; mengkalkulasi permasalahan integral fungsi dengan beberapa peubah

Materi:

  1. Persamaan parametrik, koordinat polar
  2. Turunan dan integral kurva parametrik
  3. Tes konvergensi deret
  4. Deret Taylor
  5. Sistem koordinat dan vektor cartesian
  6. Persamaan garis, permukaan, dan koordinat polar
  7. Fungsi vektor, turunan, dan integralnya
  8. Fungsi vektor, kecepatan, dan percepatan dalam ruang
  9. Limit, kontinuitas, dan turunan parsial
  10. Bidang singgung, aproksimasi linear, dan vektor gradien
  11. Permasalahan nilai maksimum dan lagrange multipliers
  12. Integral lipat
  13. Integral dalam koordinat polar
  14. Integral rangkap tiga dan pengubahan peubah

Referensi:
James Stewart (2015), Calculus: Early transcendental, 8th Ed. Brooks Cole.

EP 202 Basic Physics II

Mata kuliah ini memberikan konsep-konsep dasar tentang listrik magnet, optik, dan fisika modern yang  menjadi landasan sains dan teknik. Penekanan pembelajaran akan dilakukan pada Elektrostatik (medan dan gaya listrik), Hukum Gauss, Energi Potensial Listrik, Potensial Listrik. Kapasitor. Magnetostatik, GGL Induksi Magnetik. Arus Bolak-Balik, Gelombang Elektromagnetik, Difraksi, Interferensi.

Capaian Pembelajaran:

A, B, D, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dasar listrik magnet, gelombang elektromagnetik, dan fisika optik; memahami konsep-konsep rangkaian lisrik AC dan DC; serta memahami konsep-konsep elektromagnetika dasar.

Materi:

  1. Muatan, medan, dan gaya listrik statis
  2. Potensial listrik
  3. Hambatan dan arus listrik
  4. Rangkaian DC
  5. Rangkaian AC
  6. Medan dan gaya magnetik
  7. Momen magnetik & motor listrik
  8. Induksi elektromagnetik
  9. Gelombang elektromagnettik
  10. Gelombang Bunyi
  11. Optik Geometris
  12. Gelombang Optik

Referensi:
Douglas C. Giancoli (2013) Physics: Principles with Applications, 7th Ed, Pearson

EP 203 Concept of Engineering & Design

Mata kuliah ini membahas mengenai peran rekayasa dan desain dalam masyarakat serta pengenalan keilmuan teknik fisika.

Capaian Pembelajaran:

A, C, D, F, G, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu untuk menganalisis permasalahan mekanika dasar dan memahami pengetahuan sains dan rekayasa pada konsep-konsep termofisika.

Materi:

  1. Konsep Kerekayasaan
  2. Etika Profesi
  3. Analisis Kerekayasaan
  4. Komunikasi Teknik
  5. Energi
  6. Ekonomi Teknik
  7. Multidisiplin Kerekayasaan
  8. Desain Rekayasa
  9. Perumusan masalah
  10. Generasi Konsep Alternatif
  11. Evaluasi pemilihan konsep, metode serta alternatifnya.
  12. Detil perancangan
  13. Manufaktur dan pengujian
  14. Evaluasi Kinerja & Pelaporan

Referensi:
Philip Kosky et al. (2012), Exploring Engineering: An Introduction to Engineering and Design, 3rd Ed. Academic Press

IF 210 Algorithms & Data Structures

Mata kuliah ini merupakan dasar pengetahuan yang harus dimiliki dan dikuasai oleh seorang perekayasa perangkat lunak. Materi yang dipelajari dalam mata kuliah ini meliputi algoritma dasar dan struktur data dengan penekanan pada bahasa pemrograman modern dan contoh-contoh yang relevan. Pembahasan dimulai dengan materi tentang pointer dan array, list, stack, queue, hingga algoritma sorting, trees, dan graphs.

Capaian Pembelajaran:

B, C, K

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu menerapkan berbagai teknik algoritma dasar dalam pemecahan masalah dan menerapkan algoritma yang dipelajari dalam bahasa pemrograman C++.

Materi:

  1. Pendahuluan: Pemrograman dengan C++
  2. Pointer & Array
  3. Abstract Data Type
  4. Linked List
  5. Sorting
  6. Searching
  7. More on Sorting
  8. Hashing
  9. Stacks & Queues
  10. Pohon
  11. Class himpunan saling lepas
  12. Graf

Referensi:
Weiss, M.A. 2014. Data Structures and Algorithm Analysis in C++, 4th Ed, International Edition. Great Britain: Pearson Education Limited.

IS 201 Corporate Business Processes

Mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa untuk mengetahui dan memahami proses dasar kunci yang berlaku di perusahaan pada umumnya, mulai dari pengadaan (procurement), penjualan (fulfillment), produksi (production), akuntansi (accounting) hingga pengaturan sumber daya (inventory and warehouse management). Mata kuliah ini menjelaskan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pemahaman terhadap konsep dasar dari bisnis proses di perusahaan termasuk perkembangannya di abad 21, analisis proses bisnis yang berjalan, serta memperdalam wawasan terhadap teknologi informasi dan komunikasi yang menunjang berjalannya proses bisnis perusahaan seperti enterprise system.

Mahasiswa diajak untuk berpikir lebih kritis, mulai dari menganalisis berbagai studi kasus, memberikan usulan solusi terhadap proses bisnis yang ada, mencermati tren terbaru yang dapat membantu proses bisnis perusahaan, hingga melakukan tinjauan ke perusahaan untuk memahami keterkaitan antara teori yang diperoleh di kelas dengan proses bisnis yang terjadi di suatu perusahaan. Mahasiswa diharapkan dapat memahami bagaimana berbagai fungsi yang berbeda di dalam suatu perusahaan bisa saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.

Capaian Pembelajaran:

H, J, L

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan, menganalisis dan memberikan alternatif terhadap proses bisnis suatu perusahaan.

Materi:

  1. Organizations
  2. Enterprise systems
  3. Business processes
  4. Accounting Concept
  5. Accounting Process
  6. Procurement Concept
  7. Procurement Process
  8. Fulfillment Concept
  9. Fulfillment Process
  10. Production Concept
  11. Production Process
  12. Presentasi Bisnis Proses
  13. Inventory and Warehouse Management Concept
  14. Inventory and Warehouse Management Process

Referensi:

  1. Simha R. Magal, Jeffrey Word, (2012), Integrated Business Processes with ERP Systems. Wiley
  2. Simha R. Magal, Jeffrey Word (2009), Essentials of Business Process and Information Systems. Wiley
UM 162 Pancasila

Mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa untuk mengetahui, memahami dan mendorong penghayatan nilai-nilai dalam Pancasila. Penekanan akan dilakukan baik pada penguasaan konsep-konsep dasar Pancasila sebagai Dasar Negara, Sistem Filsafat, Ideologi Nasional, Sistem Etika dan Paradigma Pengembangan IPTEK, maupun pada penafsiran serta penerapannya. Mata kuliah ini menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan pemahaman terhadap konsep dasar Pancasila, sejak awal dirumuskannya pada sidang BPUPKI, Panitia Kecil, dan PPKI selama Mei – Agustus 1945, dinamika pelaksanaannya selama era Indonesia merdeka, analisis tekstual dan kontekstual tentang Pancasila secara sejajar dan seimbang, faktor-faktor ipoleksosbudhankam yang menyumbang pada dimensi pengayaan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam kehidupan nyata dan sehari-hari, juga tantangan-tantangan penghayatannya baik eksternal maupun internal, laten maupun temporer.

Mahasiswa diajak untuk berpikir lebih kritis tentang Pancasila, bukan hanya sekadar normatif - teoretis, mulai dari menganalisis berbagai studi kasus, mencermati fenomena baru dalam pemahaman dan penghayatan Pancasila, baik dalam diri para pejabat publik, maupun warga biasa, hingga melakukan studi lapangan berupa field project untuk memahami keterkaitan antara teori yang diperoleh di kampus dengan aplikasinya dalam hidup masyarakat dan warga sipil. Mahasiswa juga dilatih untuk mampu mengemukakan ide-ide atau terobosan-terobosan baru, serta merefleksikan berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan dan kehidupan sehari-hari, dalam terang nilai-nilai Pancasila.

Capaian Pembelajaran:

D, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep dasar Pancasila sebagai Dasar Negara, Sistem Filsafat, Ideologi Bangsa, Sistem Etika dan Paradigma Pengembangan IPTEK; mengerti keterkaitan antara konsep-konsep dasar Pancasila tersebut dengan aplikasinya dalam bidang ipoleksosbudhankam, hukum, dan pendidikan; menganalisis dan memberikan alternatif solusi pada kasus, isu, dan fenomena terbaru menyangkut baik penghayatan maupun penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari; mengerjakan field project yang didasarkan pada metodologi riset ilmu-ilmu sosial; kemampuan dasar intelektual yang perlu dimiliki oleh seorang warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasilais, seperti membuat distingsi antara sikap moral dan sikap etis yang berbasis Pancasila, membedakan Pancasila sebagai norma dasar hukum (Staatfundamentalnorm) maupun sumber tertib hukum, sebagai kritik ideologi maupun sebagai paradigma ilmu pengetahuan, mengetahui latar belakang muncul dan terumuskannya Pancasila seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV.

Materi:

  1. Pendahuluan, Pengantar Bab, dan Pembagian Kelompok
  2. Pancasila dalam Sejarah Perjalanan Bangsa Indonesia
  3. Pancasila sebagai Dasar Negara
  4. Pancasila sebagai Sistem Filsafat
  5. Ideologi Pancasila
  6. Pancasila sebagai Sistem Etika
  7. Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan IPTEK

Referensi:
Hendar Putranto, Surajiyo, Edisius Terre, Alexander Haur (2014), Pendidikan Pancasila: Ikhtiar Membentuk Karakter Bangsa. UMN Press

UM 223 English II

Mata kuliah ini membahas konsep-konsep dan proses membuat tulisan lmiah (merencanakan, merancang, mengulas dan mengedit) mulai dari menulis paragraf  sampai menulis essay, memperkenalkan ragam  tulisan  serta membahasfaktor- faktor yang memengaruhi produksi sebuah tulisan yang  bermutu dan tersusun baik serta membina kebiasaan menulis mahasiswa.

Capaian Pembelajaran:

G

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menerapkan kaidah-kaidah menulis ilmiah dan membuat tulisan ilmiah dalam bahasa Inggris pada tingkat high-intermediate; memampukan mahasiswa menggunakan model-model penulisan sebagai tolok ukur untuk menjustifikasi karya tulisan; meningkatkan ketrampilan menganalisa yang dibutuhkan untuk meraih sukses di dunia akademis serta memanfaatkan logika dalam menulis.

Materi:

  1. Paragraph Structure
  2. Unity and Coherence
  3. Using Outside Sources
  4. From Paragraph to Essay
  5. Process Essays
  6. Cause/Effect Essays
  7. Comparison/Contrast Essays
  8. Argumentative Essays
  9. Types of Sentences
  10. Parallelism and Sentence Problems
  11. Noun clauses
  12. Adverb Clauses
  13. Adjective clauses
  14. Participles and Participial Phrases

Referensi:
Oshima, A. & Hogue, A. 2014. Longman Academic Writing Series 4. New York: Pearson Education, Inc.

CE 232 Digital Systems

Dengan mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mengerti konsep sistem bilangan dan konversinya, serta coding. Mahasiswa memahami konsep dasar logika digital, rangkaian sekuensial dan rangkaian kombinatorial. Mahasiswa memahami teknik penyederhanaan rangkaian digital dan mengenal perancangan sistem digital. Mahasiswa mengenal prinsip kerja rangkaian digital termasuk rangkaian penyusun komputer dasar. Mahasiswa mengenal skematik, state diagram dan mengenal perkembangan rangkaian digital.

Capaian Pembelajaran:

A, B, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami dasar-dasar prinsip logika digital yang menjadi dasar dari elemen perangkat keras komputer; memahami konsep sistem bilangan yang digunakan pada komputer; memiliki pemahaman akan prinsip kerja peralatan digital secara umum; memahami prinsip kerja komputer dari sudut pandang sistem digital yang menyusunnya; memiliki dasar untuk perancangan dan pengembangan sistem digital.

Materi:

  1. Sistem bilangan
  2. Aljabar Boolean
  3. Gerbang logika
  4. Praktikum penggunaan gerbang logika
  5. Penyederhanaan persamaaan logika
  6. Fixed point arithmetic
  7. Floating point arithmetic
  8. Rangkaian logika kombinasional
  9. Praktikum rangkaian logika kombinasional
  10. Rangkaian sekuensial
  11. Praktikum rangkaian logika sekuensial
  12. Register dan Memory Unit

Referensi:
M. Morris Mano, Digital Design, 3rd, Prentice Hall, 2002

CE 331 Probability & Statistics

Mata kuliah ini memberikan dasar-dasar distribusi probabilitas dan metode analisis statistika yang relevan untuk mahasiswa teknologi informasi dan komunikasi.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan teori dan konsep dasar probabilitas; menjelaskan metode-metode statistika; menggunakan pengetahuan akan probabilitas serta metode statistika dalam proses pengambilan keputusan pada kehidupan profesional.

Materi:

  1. Teori Probabilitas
  2. Peubah Acak
  3. Distribusi Probabilitas Diskrit
  4. Distribusi Probabilitas Kontinu
  5. Distribusi Normal
  6. Statistika Deskriptif
  7. Estimasi dan Distribusi Sampling
  8. Interferensi pada Rata-rata Populasi
  9. Analisis Data Diskrit
  10. Analisis Variansi
  11. Regresi Linear
  12. Membandingkan Dua Nilai Rata-rata Populasi
  13. Analisis Residual dan Korelasi

Referensi:
Hayter, A., Probability and Statistics for Engineers and Scientists 4rd Ed., Brooks/Cole, Cengage Learning, Boston 2012.

EE 401 Basic Electronics

Mata kuliah ini memaparkan konsep dasar komponen elektronika yang berbasis semikonduktor, beserta analisa rangkaian dan pemodelannya. Termasuk di dalamnya aplikasi timer dan filter yang dibentuk dengan komponen OPAMP.

Capaian Pembelajaran:

A, B, D, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami prinsip dioda, jenis dioda, serta rangkaian dioda; memahami prinsip transistor beserta jenis-jenisnya, seperti FET & BJT; memahami dan menganalisis macam-macam rangkaian transistor beserta kegunaannya; memahami berbagai macam rangkaian penguat dan mampu menganalisis fungsi penguatannya; menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perangkat elektronik berdasarkan pada pengetahuan mengenai berbagai rangkaian elektronik.

Materi:

  1. Konsep RLC (Review)
  2. Dioda
  3. Operational Amplifier
  4. Filter Pasif
  5. Filter Aktif
  6. Bipolar Junction Transistor (BJT) Fundamental
  7. BJT Biasing
  8. BJT Amplifier
  9. Power Amplifier
  10. JFET
  11. Thyristor
  12. Non Linier Op-Amp (Timers Circuit)

Referensi:
G. Rizzonic(2003), Principles and Applications of Electrical Engineering, Edisi ke-4, McGraw-Hill

EP 301 Engineering Mathematics I

Mata kuliah ini membahas tentang kalkulus vektor, aljabar linear, persamaan diferensial biasa, dan transformasi Laplace. Penekanan pembelajaran akan dilakukan pada metode-metode penghitungan dan berbagai penerapan pada masalah fisika dan teknik.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menerapkan matriks, vektor, dan determinan; menerapkan permasalahan nilai eigen matriks; menerapkan transformasi Laplace; serta mengidentifikasi, memformulasikan dan mensolusikan permasalahan kerekayasaan terkait persamaan diferensial biasa orde satu dan linear orde dua.

Materi:

  1. Kalkulus diferensial vektor
  2. Kalkulus integral vektor
  3. Matriks, vektor, dan determinan
  4. Permasalahan nilai eigen matriks
  5. Persamaan diferensial biasa orde satu
  6. Persamaan diferensial biasa linear orde dua
  7. Transformasi Laplace

Referensi:
Erwin Kreyzsig (2011), Advanced Engineering Mathematics, 10th Ed. John Wiley and Sons

EP 302 Electromagnetics

Mata kuliah ini membahas konsep dan teorema medan elektromagnetik sebagai dasar teknik pada bidang kelistrikan, elektronika, dan telekomunikasi.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami  secara mendasar tentang asal-usul Persamaan Maxwell; menerapkan fungsi diferensial matematika pada domain vektor untuk mensolusikan permasalahan elektromagnetik; menerapkan pendekatan numerik sebagai teknik untuk memecahkan permasalahan elektrostatik dan medan magnet statik baik pada kondisi vakum maupun di dalam material.

Materi:

  1. Analisis Vektor
  2. Sistem Koordinat
  3. Medan Listrik & Medan Magnet
  4. Persamaan Maxwell Bentuk Integral
  5. Persamaan Maxwell Bentuk Diferensial
  6. Persamaan Gelombang Datar pada Daerah Bebas Sumber
  7. Karakterisasi medium perambatan
  8. Problema Harga Batas
  9. Persamaan Gelombang Datar pada Daerah Bukan Bebas Sumber
  10. Teorema Daya pada Gelombang Datar
  11. Elektrostatik dan Medan Magnet Statik
  12. Pendekatan Numerik pada Elektrostatik dan Medan Magnet Statik

Referensi:
Magdy F. Iskander (2012), Electromagnetic Fields and Waves, 2nd Ed. Waveland Pr Inc

EP 303 Thermodynamics

Mata kuliah ini memberikan konsep-konsep dasar termodinamika, dinamika temperatur, energi, sistem, proses, siklus,  hukum-hukum termodinamika, entropi, dan mengaplikasikannya pada berbagai permasalahan teknik.

Capaian Pembelajaran:

A, E, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsepsi sistem tertutup maupun sistem terbuka pada berbagai permasalahan kerekayasaan; menerapkan persamaan keadaan, diagram fasa dan tabel properti untuk mengidentifikasi zat murni dan perubahan fasanya berbasis aplikasi teknologi informasi; menerapkan Hukum I dan II Termodinamika untuk menentukan nilai neraca massa dan energi terutama pada sistem aliran mantap; menerapkan perhitungan perubahan entropi baik pada substansi murni, incompressible fluid serta gas ideal; memahami siklus otto, siklus disel, siklus rankine, siklus refrigrasi sebagai analisis daya/uap termasuk keterkaitannya dengan isu efisiensi energi.

Materi:

  1. Konsep Dasar Termodinamika
  2. Sifat-sifat Zat Murni
  3. Hukum I Termodinamika
  4. Analisis Energi
  5. Hukum II Termodinamika
  6. Entropi
  7. Siklus Daya Gas
  8. Siklus Daya Uap
  9. Siklus Refrigrasi
  10. Gas Campuran
  11. Gas-Uap Campuran dan Pengkondisian Udara

Referensi:
Yunus Cengel and Michael Boles (2014). Thermodynamics: An Engineering Approach, 8th Ed. McGraw Hill

EP 310 Engineering Physics Laboratory I

Mata kuliah ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk melakukan pengamatan secara eksperimen terhadap materi yang dipelajari pada mata kuliah semester IV.

Capaian Pembelajaran:

B, C, D, G, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mendesain dan melaksanakan percobaan, serta menganalisis dan menginterpretasikan data percobaan pada skema eksperimen bidang teknik fisika; bekerja sama dalam tim yang berasal dari bidang yang sama atau multidisiplin; menerapkan prinsip etika profesi dan tanggung jawab selama eksperimen berlangsung; berkomunikasi secara efektif secara praktek maupun pelaporan; memanfaatkan metode teknis maupun simulasi serta ketrampilan dalam menggunakan peralatan eksperimen yang diperlukan dalam praktikum terkait.

Materi:

  1. Mikrokendali (Arduino)
  2. Internet of Things
  3. Filter Aktif
  4. Termodinamika
  5. Dasar Pemograman PLC
  6. Human Machine Interface

Referensi:
Modul Praktikum Lab. EP I (2020) Edisi III, Teknik Fisika, Universitas Multimedia Nusantara.

UM 142 Bahasa Indonesia

Mata kuliah Bahasa Indonesia memberikan pemahaman kebahasaan Indonesia kepada para mahasiswa sehingga mereka mampu mengatasi kendala-kendala kebahasaan yang timbul pada saat menyusun karangan ilmiah dan mampu menyampaikan hasil-hasil pengamatan ilmiah mereka secara lisan, serta mampu menyusun pertanyaan-pertanyaan penelitian secara baik.

Pokok-pokok bahasan yang disajikan mencakup: gambaran situasi kebahasaan di Indonesia, proses pembentukan kata/istilah, pemilihan kata/istilah dan penggunaannya, pembentukan kalimat dan pola kalimat, pembentukan kalimat-kalimat efektif, persyaratan dan pengembangan paragraf, penuangan paragraf dalam wacana ilmiah dengan teknik-tenik pengutipan sistem APA, pembabakan karangan ilmiah mulai dari penyusunan bagian pendahuluan, bagian pembahasan, bagian penutup, daftar pustaka, hingga lampiran-lampiran, penyusunan pertanyaan-pertanyaan penelitian, cara-cara menyajikan karangan ilmiah dan mempertanggungjawabkan isi karangan tersebut secara lisan.

Capaian Pembelajaran:

G

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan keadaan kebahasaan di Indonesia, termasuk segala ragam yang ada, dengan tingkat pemahaman; membentuk kata-kata baru dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan berbagai imbuhan asli dan asing dengan tingkat penguasaan; memilih kata yang sesuai dalam pembentukan berbagai kalimat yang baik dan benar dalam bahasa Indonesia dengan tingkat pengasaan memilih; menganalisis kalimat dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan konsep fungsi kalimat dengan toleransi kesalahan; mengindentifikasi ketidakefektifan kalimat dan membuat kalimat efektif dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan konsep kalimat efektif dengan toleransi kesalahan; membedakan syarat-syarat pembentukan paragraf yang baik dengan tingkat pemahaman; menyusun kalimat-kalimat menjadi suatu paragraf dengan memerhatikan konsep penyusunan paragraf dengan tingkat penguasaan; menerapkan aturan-aturan teknis penulisan ilmiah dalam penyususnan makalah atau skripsi dengan tingkat penguasaan; merumuskan topik karangan ilmiah berdasarkan konsep mengenai cara menyususn topik yang baik dengan tingkat penguasaan; menuangkan pembahasan topik karangan ilmiah berdasarkan teori yang sesuai dengan tingkat kesalahan; mempresentasikan karya ilmiah berdasarkan konsep berpresentasi yang baik dengan tingkat penguasaan; menyusun kuesioner dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar berdasarkan konsep penyusunan kuesioner dengan tingkat kesalahan.

Materi:

  1. Gambaran umum tentang bahasa Indonesia dan keadaan kebahasaan di Indonesia
  2. Proses pembentukan kata bahasa Indonesia
  3. Cara memilih kata dan menempatkannya dalam konteks kalimat
  4. Cara memilah kalimat berdasarkan fungsi bahasa
  5. Pembentukan kalimat efektif dalam bahasa Indonesia
  6. Kriteria penyususunan paragraph dalam bahasa Indonesia
  7. Pengembangan paragraf
  8. Kelengkapan makalah dan skripsi
  9. Cara penyusunan bagian pendahuluan
  10. Cara penyusunan bagian pembahasan/isi dan simpulan
  11. Cara melakukan presentasi makalah
  12. Cara menyusun kuesioner dalam bahasa Indonesia
  13. Presentasi makalah

Referensi:
Bala, Stephanus Erman, et. al., Selaras Berbahasa, Senada Berbicara. ed. 1, Banten, UMN Press, 2014.

EP 401 Engineering Mathematics II

Mata kuliah ini membahas dasar-dasar fungsi-fungsi khusus, transformasi Laplace, analisis Fourier, dan persamaan diferensial parsial.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep matematika pada solusi persamaan diferensial; memahami dasar-dasar transformasi Laplace; memahami dasar-dasar analisis Fourier; mengidentifikasi, memformulasikan dan mensolusikan persoalan-persoalan persamaan diferensial deret dengan fungsi khusus.

Materi:

  1. Transformasi laplace
  2. Persamaan differensial parsial
  3. Fungsi-fungsi khusus
  4. Solusi Persamaan Differensial
  5. Fungsi kompleks
  6. Integral kompleks
  7. Deret Laurent

Referensi:
Erwin Kreyzsig (2011), Advanced Engineering Mathematics, 10th Ed. John Wiley and Sons

EP 402 Wave Phenomena

Mata kuliah ini membahas dasar-dasar dan perambatan gelombang mekanik, akustik, dan elektromagnetik.

Capaian Pembelajaran:

A, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar gelombang  mekanik, akustik, dan elektromagnetik; mampu menerapkan solusi permasalahan gelombang terkait perambatan gelombang, radiasi gelombang, absorpsi gelombang, efek dopler dan gelombang kejut; mampu menerapkan solusi permasalahan gelombang terkait pemandu gelombang, interferensi, difraksi, dan polarisasi.

Materi:

  1. Teori Gelombang
  2. Gelombang Mekanik
  3. Gelombang Akustik
  4. Perambatan Gelombang Akustik
  5. Gelombang Bola
  6. Radiasi Gelombang Akustik
  7. Atenuasi Gelombang Akustik
  8. Gelombang Elektromagnetik
  9. Radiasi Gelombang Elektromagnetik
  10. Saluran Transmisi
  11. Smith Chart
  12. Pemandu Gelombang
  13. Efek Doppler
  14. Gelombang Kejut

Referensi:

  1. Dudley H. Towne (2012). Wave Phenomena (Dover Books on Physics) - Revised Edition. Dover Publications
  2. A. Hirose and K.E. Lonngren (2003), Introduction to Wave Phenomena. Krieger Pub Co
EP 403 Fluid Mechanics

Mata kuliah ini membahas dasar-dasa rmekanika fluida meliputi: statika fluida, dinamika fluida analisis integral, diferensial, dan dimensional, aliran fluida laminar, viskos dan non-viskos, aliran melalui saluran tertutup.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dasar fluida; menerapkan permasalahan fluida dalam bentuk kalkulasi matematika terutama  penerapan persamaan-persamaan dasar bentuk integral; mengoperasikan analisis diferensial gerak fluida; mengkalkulasikan permasalahan aliran viskos tak termampatkan dan aliran non-viskos tak termampatkan; serta mengoperasikan analisis dimensi dan similaritas aliran.

Materi:

  1. Definisi dan besaran-besaran fluida
  2. Viskositas dan medan stress
  3. Aliran viskos, aliran laminar, dan aliran tak termampatkan
  4. Tekanan pada fluida statik
  5. Sistem hydraulic
  6. Formulasi control volume dari hokum kekekalan massa dan momentum
  7. Formulasi control volume dari hukum I dan II termodinamika
  8. Persamaan diferensial kekekalan massa
  9. Persamaan momentum fluida Newtonian
  10. Persamaan Euler dan persamaan Bernoulli
  11. Teorema Buckingham Pi
  12. Similaritas dan pemodelan aliran
  13. Aliran laminar fully developed
  14. Aliran dalam pipa dan duct

Referensi:
Philip J. Pritchard (2011), Fox and McDonald’s Introduction to Fluid Mechanics, 8th Ed. Wiley

EP 404 Mechanics of Materials

Mata kuliah ini membahas mengenai seluk beluk mekanika bahan yang dapat dibentuk dengan menekankan pada prinsip stress dan strain; momen geser dan lengkung, torsi, kriteria tekuk dan kegagalan pada energi geser.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep dasar parameter fisis dan pemodelan matematis tentang konsep kesetimbangan statis; memahami konsep dasar sifat elastisitas material dan memecahkan permasalah terkait struktur tentu dan tak tak tentu; mengidentifikasi, memformulasikan dan mensolusikan persoalan-persoalan terkait respon material terhadap beban eksternal, kaidah bidang kerja, kondisi stress dan strain normal, serta kondisi stress dan strain akibat perubahan fisis; mengidentifikasi, memformulasikan dan mensolusikan persoalan-persoalan terkait beban uniaksial, biaksial, dan triaksial terkait tekanan dan kompresi; serta menggunakan beberapa piranti lunak yang terkait dengan bidang mekanika material.

Materi:

  1. Pendahuluan Tegangan dan Regangan
  2. Konstanta Elastisitas
  3. Tegangan dan Regangan Prinsipal
  4. Defleksi Batang
  5. Defleksi Kantilever
  6. Defleksi dengan Metode Momen Luas
  7. Torsi
  8. Kolom
  9. Metode Energi

Referensi:
Ferdinand P. Beer and E. Russell Johnston Jr. (2014), Mechanics of Materials, 7th Ed. McGraw-Hill Education

EP 405 Energy Conversion

Mata kuliah ini memberikan topik tentang material sebagai material energi seperti material piezoelektrik, photonik, katalis dan magnetik. Matakuliah ini turut memberikan wawasan pada mahasiswa mengenai sistem konversi energi khususnya untuk sumber energi yang dapat diperbaharui (renewable energy) untuk lima domain energi yaitu listrik, mekanik, panas, photon dan magnet.

Capaian Pembelajaran:

A, E, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengartikan pengetahuan terkait konsep energi dan domain energi yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari; mengemukaan potensi serta pemanfaatan energi baik dari sumber fosil maupun sumber terbarukan, termasuk sistem konversinya sebagai solusi permasalahan ketahanan energi; mengemukakan konsep energi berkelanjutan dan konsumsi energi terutama terkait isu energi terkini; menunjukkan kesadaran terhadap dampak polusi, global warming dan green house effect

Materi:

  1. Pengantar Konversi Energi
  2. Konsumsi Energi dan Konsep Sustainable Energy
  3. Jenis-jenis mekanisme konversi energi
  4. Mesin Konversi Energi: Turbin Gas & Turbin Uap
  5. Storage Energy
  6. Dampak Lingkungan penggunaan Energi Fosil
  7. New & Renewable Energy

Referensi:
Henning Struchtrup (2014), Thermodynamics and Energy Conversion. Springer

EP 410 Engineering Physics Laboratory II

Mata kuliah ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk melakukan pengamatan secara eksperimen terhadap materi yang dipelajari pada mata kuliah semester IV.

Capaian Pembelajaran:

B, D, G, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mendesain dan melaksanakan percobaan, serta menganalisis dan menginterpretasikan data percobaan pada skema eksperimen bidang teknik fisika; bekerja sama dalam tim yang berasal dari bidang yang sama atau multidisiplin; menerapkan prinsip etika profesi dan tanggung jawab selama eksperimen berlangsung; berkomunikasi secara efektif secara praktek maupun pelaporan; memanfaatkan metode teknis maupun simulasi serta ketrampilan dalam menggunakan peralatan eksperimen yang diperlukan dalam praktikum terkait.

Materi:

  1. Gelombang Mikro
  2. Gelombang Suara
  3. Konversi Energi
  4. Simulasi Ansys
  5. Simulasi Studi Kelayakan PLT-EBT

Referensi:
Modul Praktikum Lab. EP II (2019), Teknik Fisika, Universitas Multimedia Nusantara.

UM 152 Religion

Mata kuliah ini mengajarkan agar mahasiswa mengetahui/memahami, dapat menjelaskan, dan menghayati bahwa keberagamaannya harus berimplikasi pada moralitas. Penekanan akan dilakukan pada penguasaan konsep kehidupan yang berbasis nilai, ketangguhan pribadi dan sosial, serta keberimanan dan keberagamaan yang toleran dan tak sekadar menjadi orang beragama (having religion), namun juga menjadi orang yang religius (being a religious). Mata kuliah ini menjelaskan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pemahaman terhadap hakikat/citra manusia termasuk perwujudan kemanusiaan yang seutuhnya,kehidupan yang berbasis nilai, strategi menjadi pribadi yang tangguh sebagai makhluk individu maupun sosial, makna pengalaman religius, kehidupan beragama dalam masyarakat Indonesia yang plural, dan bagaimana mengkritisi isu-isu yang dapat menggoyahkan iman, seperti ateisme, agnotisisme, dan saintologisme, serta keteguhan iman di tengah dunia yang tidak luput dari penderitaan dan ketidakadilan.

Mahasiswa diajak untuk berpikir lebih kritis, mulai dari menganalisis kondisi sosial masyarakat dengan mencermati fenomena kekerasan yang terjadi di dalam masyarakat, hingga melakukan sharing pengetahuan dan pengalaman iman yang sesuai dengan agama masing-masing untuk memraktikkan kehidupan yang toleran dan saling menghargai dalam dialog rohani. Mahasiswa juga diharapkan mampu untuk mengemukakan ide-ide atau terobosan-terobosan baru dengan mengemukakan pendapat berkaitan dengan isu-isu keagamaan yang real terjadi di lingkungan masyarakat dan dalam kehidupan sehari-hari.

Capaian Pembelajaran:

D, I, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan konseptentang hakikat ataupun citra/jatidiri manusia, panggilan hidup manusia maupun pemenuhan kebutuhan hidup manusia seutuhnya; mengerti keterkaitan antara konsep keberimanan dan keberagamaan; menganalisis dan memberikan alternatif solusi pada kondisi dimana manusia tidak terpenuhi kebutuhan dasar psikisnya; membuat program pembiasaan nilai demi membangun ketangguhan pribadi maupun sosialnya; memiliki kemampuan dasar yang perlu dimiliki oleh seseorang yang beriman dan beragama.

Materi:

  1. Hakikat Kodrat Manusia
  2. Jati diri Manusia
  3. Panggilan Hidup Manusia
  4. Kebutuhan Dasar Manusia
  5. Ketangguhan Pribadi
  6. Ketangguhan Sosial
  7. Humanisme Religius
  8. Pengalaman Religius
  9. Toleransi, Dialog, dan Kerjasama antarumat beragama
  10. Pergeseran Paradigma Beragama: Dari Teosentris ke Antroposentris
  11. Menumbuhkembangkan Eko-Spiritual
  12. Meyakinan Keberadaan Allah
  13. Bahasa Dialektik, Analogi, dan Simbol tentang Tuhan
  14. Mengimani Kebaikan Tuhan dalam Kerapuhan Dunia

Referensi:
Arcadius Benawa,et. all., Pendidikan Religiositas, Jakarta: UMN Press, 2015.

UM 163 Civics

Mata kuliah ini mempromosikan kompetensi warganegara, yaitu: pengetahuan, proses berpikir tingkat tinggi, sikap demokratis dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan publik. Kompetensi warganegara menegaskan sikap komitment pada nilai-nilai demokrasi yang dikembangkan melalui pengetahuan tentang 1) Negara Bangsa, 2) Negara Hukum, 3) Negara Konstitusional, 4) Demokrasi, 5) Hak-Hak Asasi Manusia, 6) Perubahan Sosial, 7) Ekonomi Politik, 8) Ekonomi Kelembagaan, 9) Multikulturalisme, 10) Identitas Nasional, 11) Ekologi, dan 12) Geopolitik-Geostrategis. Untuk mewujudkan tujuan itu, menerapkan pendekatan fenomenologi dan hermeneutik atau pun life experiences, research based. Arti pendekatan fenomenologis ialah mahasiswa mengalami proses kuliah diawali eksplorasi sebagai melatih keterampilan mengoleksi data keras dari observasi langsung, data pendukung dari media massa: koran, majalah, televisi, buku fiksi (puisi, syair, cerpen, novel, roman karya penyair Indonesia)  dan non fiksi, film dokumenter. Selanjutnya, mahasiswa mengalami proses mengolah data untuk memetakan sebab, aktor/institusi yang terlibat, akibat dan sebaran, menganalisisnya dengan pengetahuan kewarganegaraan seperti tersebut diatas (12 bab). Dalam pendekatan fenomenologis  itu, mahasiswa diperkenalkan dan dilatih menggunakan dengan tools untuk mengorganisir teks (power point) dan dilatih dengan strategi-strategi berpikir tingkat tinggi (pertanyaan-pertanyaan interpretasi dan integratif) yang tersedia pada setiap bab. Akhirnya, mahasiswa berkompeten untuk aktif partisipasi yang inovatif (terobosan baru) dalam memecahkan problem kehidupan kolektif, dan kompeten mengintegrasikan berbagai sudut pandang, perspeksif, multi disiplin ilmu, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang dikembangkannya secara programatik demi lebih memuliakan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia sebagai panggilan hidup.

Capaian Pembelajaran:

J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar kewarganegaraan, seperti konsep Negara Bangsa, Negara Hukum, Negara Konstitusional dan Ruang Publik, Demokrasi dan Masyarakat Warga, Hak-Hak Asasi Manusia dan Intensinya, Perubahan Sosial dan Pengaruhnya pada Pendidikan, Ekonomi Politik dan Ekonomi Kelembagaan, Multikulturalisme, Identitas Nasional, Kecerdasan Ekologis, dan Geostrategis-Geopolitik; mengerti keterkaitan antara konsep kewarganegaraan dan aplikasi di ruang publik  atau pun masyarakat warga; menganalisis dan memberikan alternatif solusi pada kasus, isu, dan fenomena terbaru dalam kewarganegaraan yang terjadi di tata negara, masyarakat warga, kampus dan keluarganya; membuat program kewarganegaraan dan melakukan evaluasi keberhasilan program kewarganegaraan; memiliki kemampuan dasar yang perlu dimiliki oleh seorang warga negara, maupun komunitas warga negara, seperti keterampilan literasi, berpikir kritis, strategi-strategi belajar, dan strategi-strategi intra personal dan inter personal, dan menjalin komunitas warga negara yang demokratis.

Materi:

  1. Negara Bangsa
  2. Negara Hukum
  3. Negara Konstitusional
  4. Demokrasi
  5. Hak-Hak Asasi Manusia
  6. Perubahan Sosial
  7. Ekonomi Politik
  8. Ekonomi Kelembagaan
  9. Multikulturalisme
  10. Identitas Nasional
  11. Kecerdasan Ekologis
  12. Ketahanan National

Referensi:
Sugeng Agus Priyono, Victor Delvy Tutupary, Canggih Gumanik Farunik, Aditya Permana, 2015 Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi: Berjiwa Integratif. UMN Press. Tangerang.

CE 421 Signals & Linear Systems

Mata kuliah ini memberikan pemahaman atas definisi, representasi, sifat, klasifikasi sinyal dan sistem waktu kontinyu dan diskret, pemahaman serta ketrampilan dalam penggunaan perangkat analisis sinyal dan sistem seperti operator, deret Fourier, transformasi Fourier dan transformasi Laplace.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menganalisis sinyal-sinyal waktu kontinyu dan diskret, baik secara terpisah maupun dalam kaitannya dengan sistem-sistem yang bersangkutan, serta menggunakan preangkat-perangkat matematis (operator, deret Fourier, transformasi Fourier dan transformasi Laplace) untuk menganalisis sinyal dan sistem linier (kontinyu dan diskret), baik dalam domain waktu maupun dalam domain frekuensi.

Materi:

  1. Pengenalan tentang sinyal dan sistem
  2. Sinyal-sinyal Waktu Kontinyu (SWK)
  3. Sinyal-sinyal Waktu Diskret (SWD)
  4. Persamaan Diferensial dan Persamaan Difference
  5. Sifat-sifat SistemWaktu Kontinyu dan Diskret
  6. Analisis sistem waktu kontinyu dalam domain waktu.
  7. Analisis sistem waktu diskretdalam domain waktu.
  8. Deret Fourier Waktu Kontinyu.
  9. Deret Fourier Waktu Diskret.
  10. Transformasi Fourier Waktu Kontinyu
  11. Transformasi Fourier Waktu Diskret.
  12. Analisis Sinyal dan sistem dengan Transformasi Fourier
  13. Transformasi Laplace
  14. Analisis Sinyal dan Sistem WK dengan Transformasi Laplace.

Referensi:
M. J. Roberts, “Fundamentals of Signals and Systems”, McGraw-Hill, 2008

EP 501 Energy & Environment

Kuliah ini membahas mengenai isu kontemporer terkait penggunaan energi dan degradasi lingkungan pada skala lokal, regional, dan global. Kuliah akan dilengkapi dengan pengetahuan faktual dasar dalam konteks sehari-hari yang diperlukan untuk mengembangkan solusi permasalahan.

Capaian Pembelajaran:

C, D, E, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengidentifikasi sumber-sumber energi utama secara informatif baik skala nasional maupun global; mampu memahami dampak/efek perubahan iklim yang terjadi akibat proses produksi energi hingga efek konsumsi dalam konteks global, ekonomi, lingkungan, dan sosial; mampu memiliki kesadaran tinggi terhadap penting dan perlunya memahami komponen energi primer, termasuk bagaimana komponen-komponen tersebut berinteraksi, dan bagaimana energi tersebut berkembang dari masa ke masa; mampu memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap isu-isu serta kebijakan yang tengah berkembang, terutama sifat-sifat, ruang lingkup dan dampak dari masalah lingkungan paling penting yang timbul dari sistem energi yang berkembang saat ini.

Materi:

  1. Pengantar Energi & Lingkungan
  2. Efek Perubahan Iklim
  3. Mekanisme Carbon Trading
  4. Disain Bangunan Masa Depan Dan Climate-Proof
  5. Disain Sel Surya Terintegrasi
  6. Peran Energi Alternative Dalam Perubahan Iklim
  7. Eco-Town
  8. Non-Domestic Green Building
  9. Community Building
  10. Energi Konvensional
  11. Batubara
  12. Utility Scale Renewable
  13. Age Beyond Oil
  14. Kebijakan Energi Secara Umum maupun Global

Referensi:
Roger A. Hinrichs and Merlin H. Kleinbach (2012), Energy: Its Use and the Environment. Brooks Cole

EP 502 Heat & Mass Transfer

Mata kuliah ini membahas mengenai konduksi  tunak  orde dimensi satu  dan  dua,  konduksi  transien,  konveksi  paksa  eksternal  dan  internal,  konveksi alami, transfer kalor pada proses perubahan fasa cairan-gas, radiasi termal, transfer massa difusi.

Capaian Pembelajaran:

A, E, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menggambarkan konsep dasar perpindahan panas secara spesifik; membedakan suatu proses perpindahan panas baik secara konduksi, konveksi maupun radiasi; memilih penerapan kalkulasi antara kondisi konduksi tunak dan konduksi transien  suatu sistem; menerapkan kalkulasi pada perpindahan massa secara difusif; menunjukkan kesadaran peran penting memahami beban termal dalam gedung atau bangunan terkait isu efisiensi energi secara sistemik.

Materi:

  1. Dasar perpindahan panas konduksi
  2. Konduksi tunak satu dimensi
  3. Konduksi dengan sumber energi thermal
  4. Konduksi tunak dua dimensi sederhana secara analitis
  5. Kalkulasi numerik konduksi tunak dua dimensi
  6. Konduksi transien sederhana secara analitis
  7. Kalkulasi numerik konduksi transien
  8. Lapisan batas untuk konveksi
  9. Lapisan batas laminar dan turbulen
  10. Intensitas radiasi black body
  11. Emisi, transmisi, dan absorpsi permukaan real
  12. Dasar fisis perpindahan massa difusi
  13. Konservasi zat pada medium stasioner

Referensi:
Frank P. Incropera, David P. DeWitt (2001), Introduction To Heat Transfer, 4th Ed. Wiley

EP 503 Computational Fluid Dynamics

Mata kuliah ini membahas teknik-teknik komputasi yang esensial untuk menyelesaikan persamaan-persamaan fluida, terutama fluida tak termampatkan. Topik yang dibahas meliputi: derivasi sistem persamaan fluida, diskretisasi dengan metode finite difference, metode finite difference untuk aliran tunak, skema-skema komputasi aliran tak termampatkan.

Capaian Pembelajaran:

A, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menggambarkan sistem persamaan dasar dinamika fluida; menggunakan formulasi, klasifikasi, dan sifat-sifat persamaan diferensial parsial orde dua; menerapkan finitie difference secara mendasar sebagai bagian untuk merancang suatu sistem; menunjukkan metode simulasi untuk permasalahan terkait perpindahan panas transien serta permasalahan terkait aliran fluida tak termampatkan.

Materi:

  1. Persamaan dasar fluida
  2. Bentuk konservatif dan syarat-syarat batas
  3. Klasifikasi persamaan diferensial parsial
  4. Klasifikasi CFD
  5. Pendekatan dengan finite difference
  6. Penerapan finite difference untuk persamaan diferensial parsial
  7. Persamaan panas dan Burgers satu dimensi
  8. Metode garis dan skema implisit
  9. Permasalahan tunak
  10. Solusi sistem persamaan non linear
  11. Perpindahan panas konduksi transien
  12. Peran tekanan pada aliran tak termampatkan
  13. Simulasi dengan metode projection
  14. Simulasi dengan metode SIMPLE

Referensi:
Oleg Zikanov (2010), Essential Computational Fluid Dynamics, John Wiley and Sons

EP 504 System Dynamics, Simulation & Control

Mata kuliah ini membahas kompleksitas pemodelan sistem kerekayasaan yang secara detil dapat digunakan sebagai tahapan simulasi numerik, analisis sistem dan implementasi perancangan sistem kendali.

Capaian Pembelajaran:

A, C, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsepsi pemodelan matematika dari suatu sistem dinamis; memproses pemodelan sistem kasus kerekayasaan melalui pendekatan numerikal maupun simulasi; mendiagnosis ,memformulasikan dan  menyelesaikan  kasus  rekayasa  sistem mulai dari tahap pemodelan matematis hingga kestabilan; mengerjakan beberapa kasus pemodelan sistem dengan memanfaatkan metode dengan menggunakan piranti yang diperlukan dalam kegiatan kerekayasaan.

Materi:

  1. Pengenalan Sistem Dinamis
  2. Transformasi  Laplace
  3. Sistem Mekanik
  4. Fungsi Transfer
  5. State Space
  6. Sistem Elektrikal & Sistem Elektromekanikal
  7. Sistem Fluida dan Sistem Termal
  8. Analisis Domain Waktu
  9. Analisis Domain Frekuensi
  10. Sistem Kendali
  11. Kestabilan Sistem
  12. Studi Kasus/Project

Referensi:

  1. Katushiko Ogata (2003), System Dynamics, 4th Ed. Pearson
    Harold Klee, Randal Allen (2011), Simulation of Dynamic Systems with MATLAB and Simulink, 2nd Ed. CRC Press
  2. Dean C. Karnopp, Donald L. Margolis, Ronald C. Rosenberg (2012), System Dynamics: Modeling, Simulation, and Control of Mechatronic Systems, 5th Ed. Wiley
  3. Craig A. Kluever (2015), Dynamic Systems: Modeling, Simulation, and Control. Wiley
EP 505 Instrumentation & Measurement Systems

Mata kuliah ini merupakan fondasi kerekeyasaan instrumentasi dimana materi yang akan dibahas meliputi karakteristik alat ukur, sistem pengukuran hingga metode-metode pengukuran fisis seperti suhu, tekanan, aliran dan level fluida. Mata kuliah ini turut memberikan konsep pengukuran yang melibatkan perihal tingkat keandalan sistem serta isu-isu terkini dunia instrumentasi dan teknologi informasi terhadap perkembangan sistem cerdas.

Capaian Pembelajaran:

A, E, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mampu menjelaskan fundamental pengukuran mencakup alat-alat ukur, karakteristik pengukuran dan parameter ketidaktentuannya; mampu menentukan mekanisme pengukuran fisis yang meliputi sinyal pengukuran, proses transmisi, konversi dan metode distribusi, serta visualisasi data pengukuran; Mahasiswa mampu menentukan tingkat keandalan dan tingkat kegagalan permasalahan kerekayasaan berdasarkan metode reliabilitas; Mahasiswa mampu menelaah permasalahan kerekayasaan berdasarkan pengukuran parameter-parameter fisis yang meliputi suhu, tekanan, aliran dan level; mampu menampilkan kesadaran terhadap perkembangan teknologi instrumentasi dan sistem pengukuran dari masa ke masa.

Materi:

  1. Fundamental Sistem Pengukuran
  2. Tipe Instrumentasi dan Karekteristik Kinerja
  3. Statistika Pengukuran
  4. Data Akuisisi dan Pemrosesan Sinyal
  5. Konversi Peubah
  6. Pengukuran Transmisi Sinyal
  7. Interpretasi Data Pengukuran
  8. Divais Cerdas
  9. Reliabilitas dan Sistem Keamanan
  10. Teknologi Sensors
  11. Aplikasi Sistem Pengukuran
  12. Tranduser Gerak Rotasi

Referensi:

  1. Alan S Morris,‎ Reza Langari (2015), Measurement and Instrumentation, 2nd Ed. Academic Press
  2. John G. Webster, Halit Eren (2016), Measurement, Instrumentation, and Sensors Handbook, Second Edition: Spatial, Mechanical, Thermal, and Radiation Measurement. CRC Press
  3. John G. Webster, Halit Eren (2014), Measurement, Instrumentation, and Sensors Handbook, Second Edition: Electromagnetic, Optical, Radiation, Chemical, and Biomedical Measurement.CRC Press
EP 510 Engineering Physics Laboratory III

Mata kuliah ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk melakukan pengamatan secara eksperimen terhadap materi yang dipelajari pada mata kuliah semester V.

Capaian Pembelajaran:

B, D, G, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mendesain dan melaksanakan percobaan, serta menganalisis dan menginterpretasikan data percobaan pada skema eksperimen bidang teknik fisika; bekerja sama dalam tim yang berasal dari bidang yang sama atau multidisiplin; menerapkan prinsip etika profesi dan tanggung jawab selama eksperimen berlangsung; berkomunikasi secara efektif secara praktek maupun pelaporan; memanfaatkan metode teknis maupun simulasi serta ketrampilan dalam menggunakan peralatan eksperimen yang diperlukan dalam praktikum terkait.

Materi:

  1. Pengukuran Karakteristik Sistem Statik
  2. Pengukuran Karakteristik Sistem Dinamis
  3. Pengukuran Tekanan
  4. Pengukuran Tempeatur
  5. Pengukuran Aliran Fluida
  6. Simulasi Thermal

Referensi:
Modul Praktikum Lab. EP III (2020), Teknik Fisika, Universitas Multimedia Nusantara.

IK 402 Interpersonal Communication Skills

Mata kuliah ini secara garis besarnya terbagi menjadi 4 bagian.  Pertama, konsep-konsep yang menjadi dasar bagi semua bentuk komunikasi dan hubungan komunikasi antarpribadi, mencakup tentang hakekat, elemen-elemendan prinsip-prinsip komunikasi antarpribadi; peranan kebudayaan dalam komunikasi antar pribadi; persepsi, diri dan mendengarkan dalam komunikasi antar pribadi. Kedua, pesan-pesan Antar Pribadi  yaitu mencakup : pesan-pesan verbal,nonverbal,emosi, dan percakapan. Ketiga, hubungan antar pribadi membahas tentang tahapan hubungan antarpribadi, tipe-tipe hubungan antarpribadi, konflik dan manajemen konflik antarpribadi, kekuasaan dan pengaruh dalam hubungan antarpribadi. Keempat, aplikasi ketrampilan komunikasi antar pribadi dalam dunia kerja yang mencakup wawancara, lobby, negosiasi dan penggunaan teknologi komunikasi.

Capaian Pembelajaran:

D, G

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa memiliki mampu berkomunikasi antar pribadi secara terampil dan efektif baik di lingkup antar pribadi, kelompok,organisasi maupun masyarakat.

Materi:

  1. Ruang Lingkup Komunikasi Antar Pribadi
  2. Peran Budaya Dalam Komunikasi Antar Pribadi
  3. Persepsi Dan Diri Dalam Komunikasi Antar Pribadi
  4. Mendengarkan Dalam Komunikasi Antar Pribadi
  5. Pesan-Pesan Verbal Dalam Komunikasi Antar Pribadi
  6. Pesan-Pesan Nonverbal Dalam Komunikasi Antar Pribadi
  7. Pesan-Pesan Emosional Dalam Komunikasi Antar Pribadi
  8. Pesan-Pesan PercakapanDalam Komunikasi Antar PribadiDalam Komunikasi Antar Pribadi
  9. Tahapan Hubungan Antar Pribadi
  10. Tipe-Tipe Hubungan Antar Pribadi
  11. Konflik dan Manajemen Konflik
  12. Kekuasaan dan Pengaruh Antar Pribadi
  13. Pemanfaatan Teknologi Komunikasi Dalam Komunikasi Antar Pribadi
  14. Lobby, Negosiasi dan Wawancara

Referensi:
Joseph A. DeVito (2009), The Interpersonal Communication Book, 12th Ed. Boston: Pearson Education

CE 521 Digital Signal Processing

Mata kuliah ini memberikan pemahaman atas pemrosesan sinyal dalam sistem waktu diskret (digital) yang dapat dilakukan dalam kawasan waktu (dengan melakukan berbagai operasi pada sinyal termasuk konvolusi dan korelasi), maupun dalam kawasan frekuensi, serta memberikan pengetahuan analisis-sintesis sistem diskret berupa implementasi sistem digital termasuk perancangan filter digital IIR dan FIR dengan berbagai metode dan filter adaptif.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menganalisis sinyal dan sistem digital di kawasan waktu menggunakan korelasi dan konvolusi; menganalisis sinyal dan sistem digital di kawasan frekuensi menggunakan teknik-teknik transformasi (DFT, FFT, DCT, Transformasi Wavelet) dan perhitungan baliknya; merancang da nmengimplementasikan berbagai macam filter FIR, IIR dan filter adaptif untuk mengolah sinyal digital sesuai yang dikehendaki.

Materi:

  1. Pengantar Pengolahan Sinyal Digital (PSD)
  2. Sampling dan Rekonstruksi Sinyal
  3. Discrete Fourier Transform (DFT)
  4. Fast Fourier Transform (FFT)
  5. Discrete Cosine Transform (DCT) dan Wavelet Transform (WT)
  6. Z-transform (ZT) danaplikasinyadalam PSD
  7. Korelasi dan Konvolusi
  8. Kerangka kerja untuk Desain Filter Digital Infinite Impulse Response (IIR) dan Finite Impulse Response (FIR)
  9. Permasalahan dalam Desain Filter Digital
  10. Rancang Bangun Filter Digital FIR
  11. Rancang Bangun Filter Digital IIR
  12. Rancang Bangun Filter Digital Adaptif

Referensi:
Ifeachor, E.C., and Jervis, B.W., “Digital Signal Processing: A Practical Approach”, 2nd Ed., Prenhall, Essex, 2002.

EP 601 Energy Management

Mata kuliah ini membahas mengenai tata pengelolaan energi baik pada bangunan/gedung maupun industri, sebagai landasan dasar untuk melakukan perencanaan dan penerapan audit penggunaan energi. Audit energi ini akan diperuntukan sebagai sarana untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi pada berbagai jenis beban baik pada sektor industri maupun gedung/bangunan.

Capaian Pembelajaran:

A, E, H, I, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini:

  1. Mahasiswa memiliki kemampuan memahami konsep dasar manajemen energi;
  2. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengkonsepkan kaidah penghematan energi pada berbagai jenis beban terpasang, terutama bidang elektrikal dan termal sebagai bagian dari perencanaan dalam manajemen energi;
  3. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk menelaah neraca energi secara kuantitatif terhadap studi kasus sesuai prosedur dan persyaratan standar yang berlaku;
  4. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk ikut serta berinteraksi dengan stakeholders yang berkaitan erat dengan dunia industri bidang manajemen energi;
  5. Mahasiswa memiliki wawasan yang luas untuk memahami kebermanfaatan manajemen energi yang memiliki peran penting dalam konteks global, ekonomi, lingkungan, dan sosial;
  6. Mahasiswa menunjukkan kesadaran tinggi terhadap pentingnya memahami konsep penghematan energi dari masa ke masa;
  7. Mahasiswa memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap isu-isu kebijakan dalam manajemen energi

Materi:

  1. Pendahuluan Sistem & Manajemen Energi
  2. Kebijakan Energi
  3. Perencananaan Manajemen Energi
  4. Prinsip Penghematan Energi Pada Industri: Mengurangi Rugi-Rugi Energi
  5. Efisiensi Peralatan Pemanfaat Energi pada Industri
  6. Indikator Kinerja Energi Bangunan
  7. Prinsip Penghematan Energi pada Bangunan Gedung tipe Desain Pasif Gedung
  8. Prinsip Penghematan Energi pada Bangunan Gedung tipe Desain Aktif Gedung
  9. Efisiensi Peralatan Pemanfaat Energi dan Efisiensi Biaya Energi pada Gedung
  10. Tata Cara Pelaksanaan Rencana, Pemantauan dan Tinjauan Managemen Energi
  11. Studi Kasus

Referensi:
ISO 50001, Energy management system standard

EP 602 Building Physics

Mata kuliah akan membahas  3  aspek  kenyamanan fisis pada bangunan, yaitu  kenyamanan  termal,  visual  dan  audio  (akustik).

Capaian Pembelajaran:

A, C, E, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami wawasan mengenai konsep-konsep kerekayasaan fisika dalam suatu lingkungan binaan, baik di dalam maupun di luar bangunan; mampu menetapkan suatu proses untuk kebutuhan yang diperlukan dalam perencanaan suatu lingkungan binaan; mampu mengidentifikasi karakter gedung atau bangunan berdasarkan parameter fisika dan memberikan rekomendasi sesuai standar yang berlaku; mampu menunjukkan kesadaran peran penting paramater fisika dalam gedung atau bangunan terkait isu efisiensi energi.

Materi:

  1. Kenyamanan termal
  2. Pengendalian termal dengan struktur
  3. Pengendalian termal dengan ventilasi
  4. Pengendalian termal secara mekanik, SNI
  5. Visual: Proses melihat dan  fotometri
  6. Sumber-sumber cahaya
  7. Pengendalian cahaya, distribusi cahaya
  8. Perhitungan illuminansi
  9. Perhitungan illuminansi (lanjutan)
  10. Akustik: karakteristik pendengaran manusia, skala decibel
  11. Fenomena suara di dalam ruang
  12. Akustik ruang
  13. Pengendalian bising

Referensi:

  1. O.H. Koenigsberger (2011), Manual of Tropical Housing and Building: Climate Design. Universities Press
  2. R. H. Simons, A.R. Bean (2001), Lighting Engineering: Applied Calculations. Routledge
  3. F. Alton Everest and Ken Pohlmann (2014), Master Handbook of Acoustics, 6th Ed. McGraw-Hill Education TAB

 

EP 603 Thermal Environmental Engineering

Mata kuliah ini secara spesifik akan membahas kaidah pengkondisian penghawaan lingkungan pada proses heating, ventilating dan air conditioner (HVAC). Hal ini mencakup sistem  refrigerasi  kompresi  uap,  kriogenika,  kontak  udara - air,  koil  bersirip  dengan permukaan  kering maupun  basah,  kenyamanan  termal  hunian,  mutu  udara  ruangan,  beban  termal  ruangan,  penaksiran konsumsi energi bangunan gedung.

Capaian Pembelajaran:

A, E, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan prinsip sistem rerigerasi kompresi uap; menguraikan prinsip kriogenika; menganalisis transfer panas dan massa pada kontak udara - air; menganalisis transfer panas dengan koil bersirip; menganalisis kenyamanan termal dan mutu udara hunian; menganalisis konsumsi energi bangunan gedung.

Materi:

  1. Prinsip-prinsip dasar HVAC
  2. Siklus dan sistem refrigerasi kompresi uap
  3. Prinsip refrigerasi absorpsi
  4. Prinsip kriogenik
  5. Sifat-sifat termodinamik udara lembab
  6. Proses-proses psychrometri dan pengukurannya
  7. Perpindahan panas dan massa kontak langsung udara - air
  8. Pendinginan dengan permukaan diperlebar
  9. Kenyamanan termal dan kualitas udara indoor
  10. Heat gain sewaktu
  11. Cooling load sewaktu
  12. Kebutuhan energi untuk HVAC gedung

Referensi:
Thomas H. Kuehn, James W. Ramsey, James L. Threlkeld (1998), Thermal Environmental Engineering, 3rd Ed. Pearson

EP 610 Engineering Physics Laboratory IV

Mata kuliah ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk melakukan pengamatan secara eksperimen terhadap materi yang dipelajari pada mata kuliah semester VI.

Capaian Pembelajaran:

B, C, D, G, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mendesain dan melaksanakan percobaan, serta menganalisis dan menginterpretasikan data percobaan pada skema eksperimen bidang teknik fisika; bekerja sama dalam tim yang berasal dari bidang yang sama atau multidisiplin; menerapkan prinsip etika profesi dan tanggung jawab selama eksperimen berlangsung; berkomunikasi secara efektif secara praktek maupun pelaporan; memanfaatkan metode teknis maupun simulasi serta ketrampilan dalam menggunakan peralatan eksperimen yang diperlukan dalam praktikum terkait.

Materi:

  1. Distribusi Intesitas Cahaya
  2. Faktor Pencahayaan Alami Siang Hari
  3. Simulasi DiaLUX
  4. Simulasi Akustik
  5. Bising Lingkungan
  6. Simulasi Energi Bangunan

Referensi:
Modul Presentasi Lab. EP IV (2019), Teknik Fisika, Universitas Multimedia Nusantara.

EM 604 Technopreneurship

Mata kuliah kewirausahaan yang berbasis Teknologi Informasi Komunikasi ini, pada dasarnya mempelajari mengenai kewirausahaan. Mata kuliah ini menjadi berbeda karena di dalamnya mahasiswa bukan hanya mempelajari mengenai kewirausahaan saja namun juga termasuk mempelajari dan merancang bagaimana memulai menciptakan sebuah ide yang inovatif dengan mengedepankan aspek teknologi yang terbaru, merealisasikan ide tersebut hingga menjadi sebuah produk atau jasa, dan bagaimana menyampaikan produk atau jasa tersebut sampai ke tangan konsumen. Perpaduan antara ketrampilan kewirausahaan dan pengetahuan akan teknologi terbaru, akan membawa perekonomian suatu bangsa menuju ke kesejahteraan. Dipakainya unsur teknologi terbaru dalam penciptaan peluang bisnis, merupakan suatu pemikiran yang pada masa mendatang akan mendatangkan prospek yang sangat mennjanjikan. Kewirausahaan yang berbasis Informasi, Teknologi, dan Komunikasi pada gilirannya dapat dipakai sebagai keunggulan kompetitif suatu perusahaan atau bahkan suatu bangsa.

Capaian Pembelajaran:

L

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memiliki pola piker seorang technopreneur terutama kepekaan dalam melihat peluang bisnis dan mengintegrasikannya dengan resource (ilmu pengetahuan dan wawasan yang telah dimiliki) dan networking yang dimiliki; mendesain proposal bisnis yang memadukan ide bisnis, peluang bisnis, dan teknologi; merancang start-up business dalamm formasi tim.

Materi:

  1. Introduction to Technopreneurship
  2. Developing Technopreneurship Mindset
  3. Technopreneurships Seminar
  4. Business & Technology Development
  5. Designing Strong Marketing Planning
  6. Basic IMC Planning
  7. Product Development + Brand
  8. Business Project Coaching
  9. SEO (Search Engine Optimization)
  10. Human Resource Management
  11. Assignment Presentation
  12. Guest Lecture
  13. Business Ethics & Legal Issues
  14. Business Project Coaching

Referensi:
Ellen F. Monk, Bret J. Wagner, Concept in Enterprise Resource Planning 3rd Edition, Course Technology Cengage Learning, 2009

EP 701 Methods For Experimental & Design

Mata kuliah ini menjelaskan konsep metodologi dan metode perancangan & eksperimen. Selanjutnya diharapkan mahasiswa dapat menyusun proposal perancangan & eksperimen agar dapat dilanjutkan menjadi bagian tugas penulisan skripsi.

Capaian Pembelajaran:

C, E, G, I

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengemukakan permasalahan kerekayasaan yang dituangkan dalam bentuk konsep ilmu pengetahuan dan dasar project perancangan & eksperimen; mampu menunjukkan komunikasi tekstual secara baku; mampu membangun ide/konsep pengetahuan dan pemahaman terhadap isu-isu yang tengah berkembang yang tersusun dalam proposal project perancangan & eksperimen.

Materi:

  1. Konsep dasar metodologi perancangan & eksperimen
  2. Sains dan perancangan & eksperimen
  3. Identifikasi permasalahan
  4. Klasifikasi permasalahan dan strategi penyusunan
  5. Metode dan disain sampling probabilitas
  6. Disain sampling non probabilitas
  7. Instrumen perancangan & eksperimen dan penentuan subjek perancangan & eksperimen
  8. Prinsip dasar perancangan percobaan
  9. Percobaan satu faktor
  10. Percobaan dua faktor
  11. Pengujian hipotesis
  12. Analisis korelasi dan regresi
  13. Intepretasi data
  14. Strategi pembahasan dan penarikan kesimpulan

Referensi:

  1. Kirk, Roger E. (2012). Experimental Design: Procedures for the Behavioral Sciences. 4th Ed. SAGE Publications, Inc
  2. Paul D. Berger, Robert E. Maurer, Giovana B. Celli. (2018). Experimental Design: With Application in Management, Engineering, and the Sciences. 2nd Ed. Springer.
EP 702 Project Management

Mata kuliah ini menjelaskan konsep dan metode Manajemen Projek. Pengetahuan ini digunakan oleh mahasiswa untuk dapat mengatur tugas dan kelompok mereka. Selanjutnya diharapkan mahasiswa dapat mempergunakan pengetahuan ini di dunia nyata terutama saat mahasiswa memasuki dunia kerja.

Capaian Pembelajaran:

C, D, G

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami pelaksanaan suatu pekerjaan projek berdasarkan konsep manajemen yang baku; berperan aktif dalam bekerja sama di dalam suatu manajemen projek; menunjukkan kepatuhan dalam aturan-aturan suatu pekerjaan projek; memahami penyusunan dokumentasi laporan suatu pekerjaan projek secara efektif.

Materi:

  1. Konsep manajemen projek
  2. Landasan manajemen projek
  3. Prinsip dan tujuan manajemen projek
  4. Inisiasi projek
  5. Tim projek
  6. Perencanaan projek
  7. Penjadwalan projek
  8. Penyusunan estimasi projek
  9. Analisis biaya dan manfaat
  10. Pengendalian projek
  11. Pengendalian projek lanjutan
  12. Pemilihan projek
  13. Resiko projek
  14. Dokumentasi projek

Referensi:
Goetsch, David L. 2015. Project management for engineering and technology. Pearson: New Jersey

UM 321 English III

Mata kuliah ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa dengan nilai (score) 500 (lima ratus) untuk ujian TOEIC sertifikasi internasional. Mata Kuliah ini terdiri atas pembelajaranListening and readingyang mencakup empat ketrampilan (listening, reading, writing/vocabulary, speaking/pronunciation)bertujuan meningkatkan ketrampilan berbahasa Inggrismahasiswa. Dalam pembelajaran listening , mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan memahami bahasa Inggris yang digunakan dalam melakukan komunikasi tatap muka, dalam rapat, videoconference, podcast, dan percakapan telepon pada ruang lingkup kerja kelas dunia. Dalam pembelajaran reading mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemahaman kaidah tata bahasa Inggris yang tersirat di dalam teks bacaan, menambah perbendaharaan kata yang biasa digunakan dalam komunikasi bisnis, antara lain: grafik, iklan, memo, brosur,laporan, artikel suratkabar dan majalah, dan riset serta meningkatkan kemampuan pelafalan kata-kata bahasa Inggris.

Capaian Pembelajaran:

G

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal kembali prinsip-prinsip pokok pembelajaran menyimak (listening) dan membaca (reading) dengan mengklasifikasikan  langkah-langkah pembelajaran listening, grammar, speaking/ pronunciation dan reading/ vocabulary; mengimplementasikan struktur kalimat dalam bacaandan menganalisa konteks/situasi; menyimpulkanisi/muatan teks-teks bacaan; menyimpulkan dan memproduksi lafal dan tulisan kata-kata bahasa Inggris sebagai satu model pembelajaran.

Materi:

  1. Getting started
  2. Pre-test: listening - reading
  3. Photograph
  4. Question - Response
  5. Conversation
  6. Talks
  7. Vocabulary-Based Items
  8. Grammar-Based Items
  9. Grammar Concepts
  10. Recent Trends
  11. Passage Types

Referensi:
Lougheed, Lin. 2012. Longman Preparation Series for the TOEIC Test, 5th Edition. New York: Pearson Education Incorporation

EP 801 Engineering & Ethics

Mata kuliah ini merupakan sarana untuk menunjang wawasan mahasiswa tentang pemahaman peranan penting nilai etika terkait profesi kerekayasaan terutama dalam bidang Teknik Fisika.

Capaian Pembelajaran:

F, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami etika kerekayasaan secara fundamental; memahami peran profesi perekayasa  dalam konteks global, ekonomi, lingkungan, dan sosial; memahami pengetahuan dan pemahaman terhadap profesi perekayasa terkait isu-isu global yang tengah berkembang.

Materi:

  1. Etika dan profesionalisme
  2. Moral dan kode etik
  3. Moral frameworks
  4. Rekayasa sebagai percobaan
  5. Perekayasa sebagai peneliti bertanggung jawab
  6. Keselamatan Kerja
  7. Tanggung jawab dan hak di lingkungan kerja
  8. Etika kejujuran
  9. Rekayasa, ekologi, dan ekonomi
  10. Environmental moral framework
  11. Etika komputer
  12. Etika Perusahaan multinasional
  13. Etika dalam pengembangan teknologi berbahaya
  14. Penerapan etika rekayasa di Indonesia

Referensi:
Mike Martin, Roland Schinzinger (2004), Ethics in Engineering. McGraw Hill

Silabus Mata Kuliah Elektif

EP 611 Energy System

Mata kuliah ini secara khusus dimaksudkan untuk memberikan penalaran kepada mahasiswa mengenai analisis pilihan energi untuk masa depan. Hal ini mencakup isu pasokan dan permintaan konsumsi energi dunia, perpolitikan energi, dasar ilmiah terkait pemanasan global serta dampaknya terhadap iklim dan ekosistem, hingga karakterisasi dan analisis sumber energi konvensional dan produksi bahan bakar pada skala industri.

Capaian Pembelajaran:

A, E, G, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memiliki pengetahuan yang mapan tentang komponen isu pasokan dan permintaan energi dunia baik pada skala nasional maupun global, termasuk dampak jangka pendek terhadap tren harga minyak dunia; memiliki pemahaman tentang dasar ilmiah pemanasan global dan perubahan iklim, prediksi dampak global dan prospek berdasarkan berbagai skenario mitigasi; memiliki pemahaman tentang aspek teknologi, lingkungan dan ekonomi terhadap produksi dan distribusi energi dari segala jenis sumber energi, seperti bahan bakar fosil, bahan bakar nuklir, surya, angin, air, biomassa, dll; mampu memiliki pemahaman tentang teknologi energi baru berdasarkan aspek fisis, aspek keselamatan dan aspek sosio-ekonomi; mampu memiliki pemahaman tentang sistem kerekayasaan sebagai perencanaan untuk mengefisiensikan konsumsi energi; memahami faktor sosial dan politik yang bisa saja menjadi kendala terhadap pembangunan dan penggunaan energi baru terkait resiko dan krisis energi.

Materi:

  1. Penelitian dan pengembangan teknologi proses migas
  2. Pemanasan global dan iklim dunia
  3. Perkembangan energi dunia
  4. Perkembangan energi indonesia
  5. Ketahanan energi
  6. Tantangan terhadap teknologi energi di Indonesia
  7. Minyak dunia
  8. Strukturisasi korporat pertamina
  9. OPEC dan diplomasi energi
  10. Energi alternatif
  11. Pengaruh faktor sosial dan politik

Referensi:

  1. Maizar Rahman (2014). Dari Penelitian ke Korporasi dan Diplomasi Energi. Badan Litbang ESDM
  2. N.D. Kaushika, K.S. Reddy, Kshitij Kaushik (2016), Sustainable Energy and the Environment: A Clean Technology Approach. Springer Publishing
EP 612 Renewable Energy

Mata kuliah ini memaparkan konsep dasar, prinsip, potensi hingga keterbatasan berbagai sumber energi terbarukan dan energi baru terbarukan, berikut perangkat yang digunakan.

Capaian Pembelajaran:

A, E, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan untuk mengidentifikasi, merumuskan dan memecahkan sederhana untuk masalah kompleks dari konversi energi terbarukan dan penyimpanan, serta  mengetahui dan memahami isu-isu kontemporer yang berkaitan dengan energi, lingkungan dan masyarakat dari perspektif global.

Materi:

  1. Konsep energi terbarukan
  2. Lingkungan
  3. Temperatur planet bumi
  4. Energi konvensional dan sistem kelistrikan
  5. Interaksi lingkungan energi
  6. Teknologi clean coal sebagai pembangkit listrik
  7. Sistem energi solar thermal
  8. Sel surya photovoltaic
  9. Konversi tenaga angin
  10. Tenaga biomassa
  11. Arsitektur efisiensi energi
  12. Konservasi energi
  13. Manajemen limbah padat
  14. Polusi air dan udara

Referensi:

  1. Leon Freris, David Infield (2008), Renewable Energy in Power Systems. Wiley
  2. N.D. Kaushika, K.S. Reddy, Kshitij Kaushik (2016), Sustainable Energy and the Environment: A Clean Technology Approach. Springer
EP 613 Acoustics

Mata kuliah ini secara spesifik akan membahas mengenai aspek audio bangunan (akustik) berdasarkan sifat-sifat gelombang suara yang meliputi teori dasar akustik, parameter akustik, metode pengukuran akustik serta standar kenyamanan akustik.

Capaian Pembelajaran:

A, B, C, E, J, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan teori akustik serta prinsip dasar pengukuran yang diterapkan; menguraikan pemodelan, pengolahan sinyal serta simulasi gelombang akustik; menguraikan aplikasi gelombang akustik pada berbagai divais penguatan/reproduksi audio; menguraikan dasar pengendalian bising; menguraikan standar-standar yang terkait dengan pengukuran akustik.

Materi:

  1. Teori dan sifat dasar akustik
  2. Properti akustik pada material bangunan
  3. Perancangan ruang akustik
  4. Prinsip pengukuran akustik
  5. Analisis data spectral
  6. Pemodelan dan simulasi ruang akustik
  7. Sistem penguatan dan sumber reproduksi audio.
  8. Studi kasus/lapangan

Referensi:

  1. Alton Everest and Ken Pohlmann (2014), Master Handbook of Acoustics, 6th Ed. McGraw-Hill Education TAB
  2. Prof C Sujatha (2009), Vibration and Acoustics: Measurement and Signal Analysis. Tata McGraw Hill Education Private Limited
  3. Leo L. Beranek (1988), Acoustic Measurements, Revised Ed. Acoustical Society of Amer
EP 614 Lighting Engineering

Mata kuliah ini secara spesifik akan membahas mengenai aspek visual bangunan berdasarkan sifat-sifat gelombang cahaya yang meliputi teori dasar fotometri, parameter kenyamanan pencahayaan, metode-metode pengukuran pencahayan serta standar kenyamanan tata pencahayaan.

Capaian Pembelajaran:

A, B, C, E, J, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan prinsip dasar fotometri; menguraikan pemodelan, pengolahan sinyal serta simulasi gelombang cahaya; menguraikan kaidah pengukuran sistem pencahayaan, baik pencahayaan alami maupun pencahayaan buatan (indoor serta outdoor); menguraikan standar-standar yang terkait dengan pengukuran pencahayaan.

Materi:

  1. Teori dasar fotometri
  2. Sumber-sumber pencahayaan dan luminer
  3. Kriteria kenyamanan pencahayaan pada ruangan (indoor dan outdoor)
  4. Kaidah pencahayaan (refleksi, absrobsi, transmisi)
  5. Pengukuran pencahayaan
  6. Efisiensi energi terkait tata pencahayaan
  7. Aspek-aspek pencahayaan non-kerekayasaan (psikologi, biologi).
  8. Studi Kasus

Referensi:

  1. Christopher Cuttle (2015), Lighting Design: A Perception-Based Approach. Routledge
  2. R. H. Simons, A.R. Bean (2001), Lighting Engineering: Applied Calculations. Routledge
EP 615 Indoor Air Quality Engineering

Mata kuliah ini membahas tentang identifikasi dan analisis permasalahan kualitas udara di dalam gedung/bangunan termasuk juga skema perancangan sistem sebagai solusi untuk mengurangi permasalahan tersebut.

Capaian Pembelajaran:

A, E

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan karaktristik polutan udara, teknologi pengukuran serta peningkatan kualitas udara, termasuk standar-standar yang telah diberlakukan terkait dengan kebijakan udara dalam ruang.

Materi:

  1. Properti Kontaminan Udara dalam Ruang
  2. Mekanika Partikel
  3. Sifat dan Kinetika Gas
  4. Impaksi
  5. Partikel Udara
  6. Filtrasi
  7. Pembersih Udara
  8. Kontrol Polutan Gas
  9. Ventilasi dan Distribusi Udara

Referensi:
Yuanhui Zhang (2004), Indoor Air Quality Engineering, 1st Ed. CRC Press.

EP 616 Industrial Instrumentation

Mata kuliah ini membahas kompleksitas rekayasa instrumentasi yang secara general terdapat pada dunia industri, mencakup sistem pengukuran, sensor dan transduser, aktuator dan elemen akhir proses kontrol, transmisi dan akuisisi data, pemrosesan data dalam bentuk sinyal, P&ID/PFD, hingga komputasi teknologi informasi yang digunakan dalam proses otomasi seperti PLC dan DCS.

Capaian Pembelajaran:

A, C, E, J, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan spesifikasi dan prinsip dasar instrumentasi pengukuran yang digunakan di industri, terutama untuk pengukuran temperatur, tekanan, aliran dan level fluida; merancang gambar teknik seperti P&ID/PFD yang secara umum digunakan sebagai bahasa komunikasi; menguraikan  terminologi siklus/loop sistem proses kontrol pada industri termasuk variabel pengukuran yang terlibat; menguraikan  teori dan aplikasi proses pengontrolan PID; menguraikan  standar-standar pengukuran terkait tahapan kalibrasi dan penalan, trouble-shooting hingga pemeliharaan; menguraikan  proses komunikasi data yang mencakup transmisi, receiver, akuisis data, pemrosesan data, hingga protokol komunikasi yang digunakan; memanfaatkan perangkat interface komputasi teknologi informasi seperti PLC, DCS dan SCADA; mengkalkulasi proses kontrol terhadap elemen akhir seperti sizing valve.

Materi:

  1. Ulasan sistem kontrol proses
  2. Pengontrol PID
  3. Karakteristik dan klasifikasi dan jenis instrument pengukuran
  4. Ulasan sistem instrumentasi pengukuran fisis (temperatur, tekanan, aliran, level, torsi, kecepatan, kelembapan, densitas)
  5. Standar perancangan sistem kontrol proses
  6. P&ID/PFD
  7. Komunikasi data,
  8. Safety instrumented system,
  9. LabView
  10. PLC, DCS, SCADA

Referensi:
Bela G. Liptak (2012), Instrument Engineers Handbook, Fourth Edition, Three Volume Set, 4th Ed. CRC Press

EP 617 Sensor & Actuator

Mata kuliah ini membahas secara spesifik mengenai prinsip transduksi fisik, karakteritik sensor, pengembangan sensor dan aktuator, rangkaian elektronik antarmuka, sensor mekanik, sensor termal, sensor magnetik, sensor radiasi, sensor nirkabel, dan mekanisme aktuator dalam sistem pengukuran

Capaian Pembelajaran:

A, E, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu dalam menguraikan jenis-jenis sensor dan aktuator yang digunakan dalam pengukuran serta komponen otomasi bangunan.

Materi:

  1. Karakteristik dari sensor dan aktuator
  2. Sensor suhu dan aktuator panas
  3. Sensor dan aktuator optik.
  4. Sensor dan aktuator listrik
  5. Sensor dan aktuator magnetik
  6. Sensor dan aktuator mekanik
  7. Sensor dan aktuator akustik
  8. Sensor dan aktuator kimia
  9. Sensor dan aktuator radiasi
  10. MEMS dan smart sensor
  11. Metode interface dan sirkuit
  12. Interface microprocessor
  13. Smart Sensor

Referensi:

  1. Jacob Fraden (2015), Handbook of Modern Sensors: Physics, Designs, and Applications, 5th Ed. Springer
  2. Nathan Jacob (2013), Sensors, Actuators, and Their Interfaces: A Multidisciplinary Introduction (Materials, Circuits and Devices). SciTech Publishing
EP 618 Big Data Science & Analytics

Mata kuliah ini membahas secara umum mengenai wawasan big data yang dimulai dengan konsep big data, analisis prediktif, hingga contoh-contoh kasus yang terkait dengan bidang energi dan teknologi gedung/bangunan.

Capaian Pembelajaran:

A, B, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsepsi big data sains serta memanfaatkan analisanya secara saintifik sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk mengelola dan mengoordinasikan masalah utama dalam pasokan dan permintaan energi serta teknologi bangunan.

Materi:

  1. Pengantar Big Data dan Daur Analisis Data
  2. Sistem Pemodelan dan Manajemen Big Data
  3. Integrasi dan Pengolahan Big Data
  4. Pembelajaran Mesin Dengan Big Data
  5. Analisis Grafik untuk Big Data
  6. Dasar-dasar Metoda Analisis Data
  7. Teori dan Metode Analisis Data
  8. Big data dan Integrasi Teknologi Bangunan
  9. Big data dan Sistem Jaringan Cerdas Energi
  10. Big data dan Sistem Tenaga Kelistrikan

Referensi:

  1. Arshdeep Bahga (2016). Big Data Science & Analytics: A Hands-On Approach. VPT
  2. John J. "Jack" McGowan CEM (2015). Energy and Analytics: BIG DATA and Building Technology Integration
EP 619 Cyber-Physical Systems

Mata kuliah ini memberikan wawasan terkait perancangan dan analisis sistem fisik maya (cyber-physical systems, cps) yang mencakup integrasi antara teknik komputasi, kontrol dan komunikasi yang kemudian akan diaplikasikan dengan teknologi sistem cerdas sebagai bagian dari perkembangan IoT seperti smart building, healthcare system dan smart living system.

Capaian Pembelajaran:

A, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami prinsip-prinsip utama dari CPS; pengembangan model dan kendali; identifikasi keamanan dan sifat kritikal CPS, serta identifikasi aspek-aspek dinamis yang relevan.

Materi:

  1. Pengantar CPS
  2. Sistem Dinamis
  3. Teorema Kontrol
  4. Toleransi Kesalahan dan Ketegaran
  5. Finite State Automata
  6. Sistem Hibrida
  7. Optimisasi
  8. Fondasi Logika CPS
  9. Kontrol CPS
  10. Substitusi Virtual
  11. Project

Referensi:

  1. André Platzer (2018). Logical Foundations of Cyber-Physical Systems. Springer
  2. Peter Marwedel (2011). Embedded System Design: Embedded Systems Foundations of Cyber-Physical Systems, 2nd Ed. Springer
  3. Rajeev Alur (2015). Principles of Cyber-Physical Systems. The MIT Press

EP 711 Advanced Computational Fluid Dynamics

Mata kuliah ini membahas teknik-teknik komputasi, terutama metode finite volume yang esensial untuk menyelesaikan persamaan-persamaan fluida. Formulasi, derivasi, maupun skema-skema dalam mata kuliah  ini secara matematis rigorous dan mendalam. Berbagai skema advanced diperkenalkan, termasuk skema-skema untuk aliran dengan batas geometri kompleks.

Capaian Pembelajaran:

A, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan konsep-konsep aliran fluida; menelaah metode numerik untuk komputasi dinamika fluida; menganalisis metode finite difference untuk komputasi dinamika fluida; menganalisis metode finite volume untuk komputasi dinamika fluida; menelaah metode-metode solusi sistem persamaan linear; menganalisis metode-metode untuk permasalahan transien; menganalisis aliran yang memenuhi persamaan Navier-Stokes; menganalisis aliran dengan batas geometri kompleks.

Materi:

  1. Persamaan-persamaan dasar fluida
  2. Jenis-jenis aliran fluida
  3. Sifat-sifat dan stabilitas metode numerik
  4. Aproksimasi dengan metode finite difference
  5. Dasar-dasar metode finite volume
  6. Interpolasi pada metode finite volume
  7. Solusi sistem persamaan linear
  8. Konvergensi solusi sistem persamaan non linear
  9. Metode permasalahan transien
  10. Metode-metode pressure correction
  11. Grid komputasi untuk geometri kompleks
  12. Grid unstructured untuk metode finite volume
  13. Aliran geometri kompleks dengan finite volume

Referensi:

Joel H. Ferziger, Milovan Peric (2013), Computational Methods for Fluid Dynamics 3rd Ed., Springer

EP 712 Energy Conservations

Mata kuliah ini merupakan pembahasan lebih lanjut mengenai tata kelola dan utilisasi energi dengan fokus minimalisasi penggunaan energi serta kalkulasi efisiensi energi pada beban terpasang. Selain itu, diberikan pula kiat-kiat yang berkaitan dengan pemanfaatan energi terbuang.

Capaian Pembelajaran:

A, E, G, H, I, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memiliki kesadaran akan penting dan urgensinya dalam penggunaan energi seminimum mungkin; menguraikan teori serta metoda kuantitatif dalam pelaksanaan audit energi; menguraikan penggunaan energi pada bangunan dan memberikan solusi peluang efisiensi energi; menguraikan tahapan-tahapan dalam melakukan audit energi pada berbagai beban terpasang melalui studi kasus bangunan.

Materi:

  1. Kaidah energi  dan  lingkungan
  2. Kiat-kiat audit energy
  3. Pengukuran energi, observasi dan analisis data,
  4. Penerapan audit energi pada beban termal
  5. Penerapan audit energi pada beban elektrikal,
  6. Pemanfaat energi terbuang
  7. Prinsip keekonomian terhadap penggunaan energi pada bangunan
  8. Studi kasus penggunaan energi pada bangunan

Referensi:
Charlie Wing (2013). The Visual Handbook of Energy Conservation: A Comprehensive Guide to Reducing Energy Use at Home. Taunton Press

EP 713 Building Automation

Mata kuliah ini memaparkan tentang sistem otomatisasi yang kini mulai diterapkan pada bangunan/gedung modern sebagai upaya pengembangan smart city. Dari paparan ini, mahasiswa akan memperoleh kesempatan untuk memahami prinsip dan aplikasi otomasi bangunan serta proses kontrol pada layanan sistem bangunan. Beberapa hal yang akan dieksplorasi mencakup konfigurasi dan integrasi sistem bangunan automatik (building automation, BA) dan sistem bangunan cerdas (intelligent building, IB), antarmuka sistem bangunan automatik dengan layanan sistem, dinamika proses kontrol, strategi kontrol yang diterapkan, hingga pemanfaatan protokol jaringan komunikasi.

Capaian Pembelajaran:

A, B, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan konsep dan aplikasi sistem manajemen dan otomasi terkait fungsi efisiensitas; menguraikan parameter dalam merancang sistem building automation yang terintegrasi dengan teknologi intelligent building sesuai dengan keperluan masa kini dan masa depan; menguraikan perihal pengendalian proses pada bangunan, termasuk mengelola permasalahan terkait stabilitas; menguraikan pengawasan kontrol dari desain building automation terhadap dampak yang terjadi pada kualitas lingkungan dalam ruangan, efisiensi energi dan keandalan sistem dan peralatan.

Materi:

  1. Konsep dan fitur sistem intelligent-automation building
  2. Stasiun kontrol digital
  3. Jaringan building automation
  4. Dinamika sistem dan kendali umpan balik
  5. Fungsi kendali lokal and supervisi

Referensi:

  1. Shengwei Wang (2009), Intelligent Buildings and Building Automation. Routledge
  2. Nagender Kumar Suryadevara, Subhas Chandra Mukhopadhyay (2015), Smart Homes: Design, Implementation and Issues (Smart Sensors, Measurement and Instrumentation). Springer
EP 714 Building Information Modelling (BIM)

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan secara hands-on kepada mahasiswa tentang Building Information Modelling (BIM) yang merupakan teknologi pemodelan struktur gedung/bangunan berbasis komputer.

Capaian Pembelajaran:

B, C, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memiliki pemahaman tentang BIM; memanfaatkan BIM sebagai tools untuk melakukan simulasi pemodelan struktur gedung/bangunan; memanfaatkan BIM sebagai aplikasi untuk melakukan analisis energy & performance pada gedung/bangunan.

Materi:

  1. Terminologi BIM
  2. Eksplorasi Open Studio dan Energy Plus
  3. Eksplorasi Rhinocerros dan Plugin Energi Bangunan
  4. Eksplorasi IESVE, Revit 2019, atau piranti sejenis

Referensi:
https://energyplus.net/

EP 715 Smart Grid Systems

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang prinsip dasar, perancangan, analisis dan perkembangan sistem jaringan cerdas (smart grid). Secara umum konten perkuliahan meliputi konsep dasar sistem tenaga kelistrikan termasuk elemen komputasi cerdas, teknologi komunikasi dan sistem pendukung keputusan. Interoperabilitas terhadap ragam sumber energi terbarukan turut menjadi pokok bahasan. Analisis aliran daya dan skema optimisasi yang diperlukan pada sistem pembangkit, transmisi dan distribusi, respon permintaan dan rekonfigurasinya akan dipaparkan secara detil termasuk penggunaan perangkat simulasi seperti Matlab dan Paladin.

Capaian Pembelajaran:

A, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep smart grid secara mendasar; memahami struktur power grid secara utuh, menggunakan perangkat simulasi untuk melakuka analisis aliran daya, optimisasi dan estimasi keadaan; mengenali teknologi komunikasi, jaringan dan penginderaan yang terkait dengan smart grid; mengenali teknik komputasi  untuk sistem pendukung keputusan; memahami standar, interoperabilitas dan keamanan siber; serta menggunakan pengetahuan smart grid dalam menganalisis dan memecahkan permasalahan terkait ketahanan energi.

Materi:

  1. Pengantar smart grid dan operasi power grid
  2. Power grid dan teknologi pengukuran
  3. Komunikasi data dan jaringan
  4. Jaringan daya dan analisis data
  5. Komputasi dan perangkat pendukung keputusan
  6. Sumber energi terdistribusi
  7. Pengelolaan energi
  8. Kebijakan dan keekonomian smart grid

Referensi:

  1. Chen-Ching Liu (2016). Smart Grid Handbook. Wiley.
  2. James Momoh (2012). Smart Grid Fundamentals of Design and Analysis. Wiley.
EP 716 Battery Technology

Mata kuliah ini mencakup konsep teknologi baterai yang meliputi ulasan histori, teori dasar, jenis-jenis baterai dan proses kimia yang terjadi. Selain itu, terdapat pembahasan mengenai   pengisian dan pengosongan sel, sistem manajemen baterai, sistem komunikasi, kendaraan elektrik, integrasi teknologi solar cell, dan aplikasi lainnya.

Capaian Pembelajaran:

A, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep dasar penyimpanan energi dan teknologi baterai.

Materi:

  1. Pengantar Sistem Penyimpanan Energi dan Kendaraan Dinamis
  2. Kendaraan elektrik
  3. Kendaraan elektrik Hibrid
  4. Jenis-jenis Baterai
  5. Superkapasitor
  6. Hibridisasi superkapasitor untuk kendaraan besar, lokomotif, dan ruang
  7. Hibridisasi Fuel Cell untuk aplikasi transportasi
  8. Hibridiasasi Solar Cell (Fotovoltaik)
  9. Hibridisasi Turbin Angin
  10. Sel Bahan Bakar dan Penyimpanan Hidrogen
  11. Teknologi Daur Ulang Baterai
  12. Sistem Manajemen Baterai (BMS)
  13. Manajemen Termal Baterai
  14. Peraturan dan Aspek Keselamatan Baterai Tegangan Tinggi

Referensi:

  1. Gholam-Abbas Nazri (2003). Lithium Batteries: Science and Technology. Springer
  2. H.A. Kiehne (2003). Battery Technology Handbook (Electrical & Computer Engineering), 2nd Ed. CRC Press
  3. Christopher D. Rahn (2013). Battery Systems Engineering. Wiley.
EP 717 New And Renewable Energy Thematic

Mata kuliah ini akan membahas perkembangan riset dan teknologi terkini pada bidang teknologi energi baru dan terbarukan (EBT). Konten materi akan disesuaikan dengan isu-isu terkini pada saat mata kuliah ditawarkan.

Capaian Pembelajaran:

A, E, H, J

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami perkembangan teknologi EBT terkini; menjelaskan bagaimana teknologi tersebut berkembang; serta memberikan usulan ide perkembangan teknologi EBT dimasa depan.

Materi:

Materi disesuaikan dengan topik perkembangan terkini pada bidang ilmu teknologi EBT. Materi diambil dari buku referensi serta jurnal/conference paper berkualitas terkini.

Referensi:
-

EP 718 Thermal System Design

Mata kuliah ini secara spesifik akan membahas kidah perancangan, analisis dan optimisasi sistem termal. Analisis sistem ini mencakup aplikasi pada heat exchanger, konversi daya, air conditioning, refrigrasi, dan sistem heat recovery. Sifat keekonomian, equation fitting, dan evaluasi properti termal diintegrasikan pada tahapan simulasi dan optimisasi sebagai tahapan perancangan tata termal.

Capaian Pembelajaran:

A, C, E, J, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu menguraikan prinsip desain engineering, khususnya sitem termal; menguraikan langkah-langkah proses desain sistem termal; menganalisis pemodelan sistem termal; menganalisis simulasi numerik sistem termal; menerapkan desain sistem lingkungan dan peralatan heat transfer yang tepat; menganalisis perhitungan ekonomis sistem termal; menganalisis formulasi permasalahan untuk optimisasi.

Materi:

  1. Prinsip desain dalam engineering
  2. Prinsip-prinsip sistem termal
  3. Formulasi permasalahan desain
  4. Model desain dan pemilihan material
  5. Jenis-jenis model sistem termal
  6. Pemodelan matematis dan curve fitting
  7. Prosedur simulasi numerik
  8. Hasil simulasi sistem termal
  9. Desain yang baik untuk sistem lingkungan dan peralatan heat transfer
  10. Nilai uang sebagai fungsi waktu
  11. Dampak modal dan pajak untuk desain sistem termal
  12. Permasalahan optimisasi sistem termal
  13. Optimisasi secara numerik

Referensi:
Yogesh Jaluria (2007), Design and Optimization of Thermal Systems, 2nd Ed. CRC Press

EP 720 GIS & Remote Sensing

Mata kuliah ini memaparkan konsep mendasarkan mengenai sistem informasi geografis (SIG) dan penginderaan jarak jauh (remote sensing). Pokok pembahasan akan dikaitkan dengan studi kasus terkait aplikasi energi dan lingkungan berkelanjutan.

Capaian Pembelajaran:

A, C, E, K

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep dasar penginderaan jarak jauh serta karakteristiknya; memahami SIG dan ketentuannya; memahami pengelolaan data dengan aplikasi SIG; serta menganalisis dan menginterpretasikan hasil-hasil yang terdapat pada aplikasi SIG.

Materi:

  1. Dasar Penginderaan Jarak Jauh
  2. Sensor Frame Captured dan Pemindaian Garis
  3. Sensor berbasis satelit
  4. Sensor aktif: Radar dan Lidar
  5. Sonar
  6. Interpretasi & Pemrosesan Citra
  7. Dasar SIG
  8. Analisis SIG
  9. Integrasi SIG dan Penginderaan Jauh
  10. Studi Kasus

Referensi:

  1. James B. Campbell (2011). Introduction to Remote Sensing, 5th Ed. The Guilford Press
  2. Ian Heywood (2012). An Introduction to Geographical Information Systems, 4th Ed. Pearson